Putra Mahkota Arab Saudi Dapatkan Dosis Pertama Vaksin COVID-19
Sabtu, 26 Desember 2020 - 06:03 WIB
loading...
A
A
A
Arab Saudi telah melaporkan 361.903 kasus virus Corona, termasuk 178 kasus terdeteksi dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan Arab Saudi pada Jumat. Jumlah total itu termasuk 6.168 kematian, termasuk sembilan kematian baru di hari terakhir.
Putra Mahkota Mohammad bin Salman adalah salah satu dari beberapa pemimpin dunia yang telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19. Pemimpin dunia lainnya adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang vaksinasinya disiarkan televisi secara langsung pada minggu lalu.(Baca juga: Israel Mulai Vaksinasi COVID-19, Netanyahu Orang Pertama yang Disuntik )
Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum menerima vaksin, meskipun Wakil Presiden Mike Pence telah menerima dosis pertamanya di depan kamera minggu lalu.(Baca juga: Wapres AS Mike Pence Disuntik Vaksin COVID-19 Live di TV )
Vaksin COVID-19 produksi Pfizer dan BioNTech diberikan melalui dua suntikan dengan jarak 21 hari. Vaksin Pfizer dan BioNTech sekitar 95% efektif mencegah gejala penyakit dalam uji coba tahap akhir.
Inggris adalah negara pertama di dunia yang meluncurkan suntikan vaksinasi pada 8 Desember, dengan AS menyusul sekitar seminggu kemudian pada 16 Desember. Singapura, Kanada, Meksiko, dan Arab Saudi juga telah mengizinkan penggunaan vaksin COVID-19 produksi Pfizer-BioNTech ini.(Baca juga: Pfizer-BioNTech, Moderna dan Sinovac: Sekilas Tentang Tiga Vaksin Utama COVID-19 )
Putra Mahkota Mohammad bin Salman adalah salah satu dari beberapa pemimpin dunia yang telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19. Pemimpin dunia lainnya adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang vaksinasinya disiarkan televisi secara langsung pada minggu lalu.(Baca juga: Israel Mulai Vaksinasi COVID-19, Netanyahu Orang Pertama yang Disuntik )
Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum menerima vaksin, meskipun Wakil Presiden Mike Pence telah menerima dosis pertamanya di depan kamera minggu lalu.(Baca juga: Wapres AS Mike Pence Disuntik Vaksin COVID-19 Live di TV )
Vaksin COVID-19 produksi Pfizer dan BioNTech diberikan melalui dua suntikan dengan jarak 21 hari. Vaksin Pfizer dan BioNTech sekitar 95% efektif mencegah gejala penyakit dalam uji coba tahap akhir.
Inggris adalah negara pertama di dunia yang meluncurkan suntikan vaksinasi pada 8 Desember, dengan AS menyusul sekitar seminggu kemudian pada 16 Desember. Singapura, Kanada, Meksiko, dan Arab Saudi juga telah mengizinkan penggunaan vaksin COVID-19 produksi Pfizer-BioNTech ini.(Baca juga: Pfizer-BioNTech, Moderna dan Sinovac: Sekilas Tentang Tiga Vaksin Utama COVID-19 )
(ber)
Lihat Juga :