Vaksin COVID-19 Pfizer vs Moderna, Ini Perbandingannya
Sabtu, 19 Desember 2020 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun vaksin belum dibandingkan secara langsung, vaksin Moderna tampaknya dikaitkan dengan kasus kelelahan, sakit kepala, dan demam yang sedikit lebih parah dalam satu atau dua hari setelah suntikan kedua, terutama pada orang yang berusia di bawah 65 tahun.
Meskipun tidak terlihat dalam uji klinis, vaksin Pfizer telah dikaitkan dengan beberapa kasus reaksi alergi yang parah seperti yang telah terjadi di Inggris dan AS. Setidaknya dua petugas kesehatan di Inggris dan dua di Alaska telah melaporkan reaksi alergi parah segera setelah menerima vaksin Pfizer/BioNTech.
Regulator medis Inggris mengatakan siapa pun dengan riwayat anafilaksis, atau reaksi alergi parah terhadap obat atau makanan tidak boleh mendapatkan vaksin Pfizer/BioNTech COVID-19.
Tetapi FDA AS mengatakan seharusnya aman bagi kebanyakan orang Amerika yang alergi untuk menerima vaksin.(Baca juga: Penasihat FDA Rekomendasikan Vaksin COVID-19 Moderna )
APAKAH MASKER MASIH DIBUTUHKAN?
Lebih banyak data diperlukan untuk memahami dengan tepat seberapa efektif vaksin tersebut dalam mencegah penularan virus. Meskipun keduanya sangat efektif dalam mencegah gejala dan penyakit parah, belum diketahui apakah hal itu mencegah seseorang untuk terinfeksi. Sampai hal itu diketahui, para ahli mengatakan, masker masih diperlukan untuk memastikan orang yang divaksinasi tidak menyebarkan virus.
Meskipun tidak terlihat dalam uji klinis, vaksin Pfizer telah dikaitkan dengan beberapa kasus reaksi alergi yang parah seperti yang telah terjadi di Inggris dan AS. Setidaknya dua petugas kesehatan di Inggris dan dua di Alaska telah melaporkan reaksi alergi parah segera setelah menerima vaksin Pfizer/BioNTech.
Regulator medis Inggris mengatakan siapa pun dengan riwayat anafilaksis, atau reaksi alergi parah terhadap obat atau makanan tidak boleh mendapatkan vaksin Pfizer/BioNTech COVID-19.
Tetapi FDA AS mengatakan seharusnya aman bagi kebanyakan orang Amerika yang alergi untuk menerima vaksin.(Baca juga: Penasihat FDA Rekomendasikan Vaksin COVID-19 Moderna )
APAKAH MASKER MASIH DIBUTUHKAN?
Lebih banyak data diperlukan untuk memahami dengan tepat seberapa efektif vaksin tersebut dalam mencegah penularan virus. Meskipun keduanya sangat efektif dalam mencegah gejala dan penyakit parah, belum diketahui apakah hal itu mencegah seseorang untuk terinfeksi. Sampai hal itu diketahui, para ahli mengatakan, masker masih diperlukan untuk memastikan orang yang divaksinasi tidak menyebarkan virus.
(ber)
Lihat Juga :