Pentagon: AS Akan 'Lebih Tegas' Melawan China di Pasifik

Jum'at, 18 Desember 2020 - 13:21 WIB
loading...
A A A
Insiden terbaru antara pasukan angkatan laut AS dan China terjadi pada akhir Agustus ketika Beijing mengatakan telah mendorong kapal perang Amerika dari kepulauan Paracel yang disengketakan.

China mengklaim hampir semua pulau di Laut China Selatan, klaim teritorial yang disengketakan oleh negara lain di kawasan ini termasuk Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei.(Baca juga: Komunitas Intelijen AS Terpecah Soal Dugaan China Ikut Campur Pemilu 2020 )

Klaim China juga telah ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Internasional di Den Haag, tetapi China terus membangun pulau buatan serta memasang fasilitas angkatan laut dan udara.

Untuk melawan China, AS telah lebih sering mengirim kapal ke wilayah tersebut untuk melakukan apa yang disebut operasi "kebebasan navigasi".

Untuk mempertahankan keunggulan strategis atas Angkatan Laut China yang kekuatan tempurnya telah bertambah tiga kali lipat hanya dalam dua dekade, Angkatan Laut AS berencana untuk memodernisasi dengan kapal yang lebih kecil, lebih gesit, dan bahkan diujicobakan dari jarak jauh.

"Kapal AS juga akan menerima risiko taktis yang diperhitungkan dan mengadopsi postur yang lebih tegas dalam operasi sehari-hari kami," kata dokumen itu.(Baca juga: Keluarga Swalwell 'Unfriend' Mata-mata China yang Dituduh Tiduri Pejabat AS )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved