Jelang Lengser, Trump dan Raja Salman Bahas Krisis Qatar vs 4 Negara Arab

Jum'at, 18 Desember 2020 - 05:10 WIB
loading...
Jelang Lengser, Trump...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud pada Kamis. Kedua pemimpin ini membahas krisis tiga setengah tahun antara Qatar dengan empat negara Arab, yakni Arab Saudi , Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.

Gedung Putih menyatakan, Trump menyatakan optimisme bahwa keretakan Teluk itu akan segera berakhir. (Baca: Terancam oleh Militer Indonesia, Benny Wenda 'Merengek' ke PBB )

"Trump berbicara dengan Raja Saudi selama panggilan telepon yang membahas keamanan regional dan masalah kunci bilateral," kata juru bicara Gedung Putih, Judd Deere, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Anadolu, Jumat (18/12/2020).

"Presiden Trump berterima kasih kepada Raja Salman atas kepemimpinannya dan mengungkapkan optimismenya untuk menyelesaikan Keretakan Teluk," lanjut Deere.

Krisis Teluk itu dimulai pada 2017 ketika Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir menuduh Qatar mendukung terorisme dan mencampuri urusan internal mereka. Keempat negara Arab itu lantas memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha dan memberlakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap negara Teluk yang kaya tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
4 Negara Arab Bersatu...
4 Negara Arab Bersatu Mengirimkan Bantuan ke Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved