Komunitas Intelijen AS Terpecah Soal Dugaan China Ikut Campur Pemilu 2020

Kamis, 17 Desember 2020 - 12:06 WIB
loading...
A A A
Menurut Evanina, Beijing lebih memilih Trump kalah, karena menganggap presiden Republik itu tidak dapat diprediksi dan memperluas upayanya untuk mempengaruhi Pemilihan Umum dan membentuk kebijakan AS dengan menekan tokoh politik yang dipandang pejabat China sebagai lawan dari kepentingan China.

Mengenai Rusia dan Iran, Evanina mengklaim bahwa Moskow menggunakan serangkaian tindakan yang terutama untuk merendahkan Biden, sementara Teheran berusaha mencegah terpilihnya kembali Trump melalui pengaruh online, dengan asumsi bahwa masa jabatan kedua Trump akan mengakibatkan berlanjutnya tekanan AS terhadap Iran dalam upaya untuk mendorong perubahan rezim.

Pada bulan Oktober, Ratcliffe dan Direktur FBI Christopher Wray hanya menyebut Rusia dan Iran sebagai "ancaman" terhadap integritas pemilu AS, tanpa menyebut China.

Ketiga negara itu membantah campur tangan dalam proses politik dalam negeri AS. Tak lama setelah pemungutan suara ditutup, mantan direktur Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) AS, Chris Krebs, melaporkan bahwa cabangnya menganggap pemilu 3 November sebagai yang paling aman dalam sejarah modern.(Baca juga: Jadi Alat Propaganda, AS Akhiri Pertukaran Budaya dengan China )

Presiden AS Donald Trump, yang merasa frustrasi dengan hampir setiap aspek pemilu 2020, bagaimanapun juga mengakui dalam sebuah tweet bahwa satu-satunya hal yang aman tentang pemilu 3 November menurut perkiraannya adalah bahwa pemilu itu hampir tidak dapat ditembus oleh kekuatan asing.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Berita Terkini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved