Ilmuwan Akan Campur Vaksin AstraZeneca dengan Sputnik V Rusia

Sabtu, 12 Desember 2020 - 05:53 WIB
loading...
Ilmuwan Akan Campur...
Ilmuwan akan melakukan uji coba mencampur vaksin AstraZeneca dengan Sputnik V Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Ilmuwan Inggris dan Rusia bekerja sama untuk menguji kombinasi vaksin Oxford-AstraZeneca dan Sputnik V untuk melihat apakah perlindungan terhadap Covid-19 dapat ditingkatkan.

Mencampur dua vaksin serupa diyakini dapat menyebabkan respons kekebalan yang lebih baik pada manusia.

Uji coba, yang akan diadakan di Rusia, akan melibatkan orang berusia di atas 18 tahun. Namun tidak diketahui berapa banyak relawan yang akan terlibat.



Oxford baru-baru ini menerbitkan hasil yang menunjukkan vaksin mereka aman dan efektif dalam uji coba pada manusia.

Para peneliti masih mengumpulkan data tentang keefektifan vaksin pada kelompok usia yang lebih tua sambil menunggu persetujuan dari regulator Inggris, MHRA.

AstraZeneca mengatakan sedang menjajaki kombinasi berbagai vaksin adenovirus untuk mengetahui apakah mencampurkannya mengarah pada respons kekebalan yang lebih baik dan, oleh karena itu, perlindungan yang lebih besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved