Pelajar SD di Prancis Kembali ke Sekolah Setelah 8 Pekan Lockdown
Rabu, 13 Mei 2020 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
Wabah itu telah menewaskan lebih dari 26.000 orang di Prancis.
“Sekolah yang mengizinkan anak-anak masuk itu menemukan hanya ada sedikit hal yang bisa dilakukan. Ini lebih seperti tempat penitipan anak agar orang tua dapat kembali berangkat kerja,” ungkap David, guru di SD di distrik 16, barat Paris.
Pemerintah ingin melonggarkan pembatasan lockdown untuk membuka lagi ekonomi. Pemerintah juga menyatakan tingkat infeksi cukup melemah.
Serikat pekerja dan partai oposisi menyoroti risiko infeksi Covid-19 dapat meningkat lagi, terutama di tempat yang sulit menerapkan social distancing seperti di sekolah.
“Mengapa kita mulai dengan anak termuda untuk mengakhiri lockdown saat kita tahu mereka akan berada di tempat tersulit untuk menerapkan langkah perlindungan?” ungkap Francette Popineau, kepala serikat guru SD. (Baca Juga: Langgar PSBB, Pengendara Didenda Rp100.000-Rp500.000)
“Sekolah yang mengizinkan anak-anak masuk itu menemukan hanya ada sedikit hal yang bisa dilakukan. Ini lebih seperti tempat penitipan anak agar orang tua dapat kembali berangkat kerja,” ungkap David, guru di SD di distrik 16, barat Paris.
Pemerintah ingin melonggarkan pembatasan lockdown untuk membuka lagi ekonomi. Pemerintah juga menyatakan tingkat infeksi cukup melemah.
Serikat pekerja dan partai oposisi menyoroti risiko infeksi Covid-19 dapat meningkat lagi, terutama di tempat yang sulit menerapkan social distancing seperti di sekolah.
“Mengapa kita mulai dengan anak termuda untuk mengakhiri lockdown saat kita tahu mereka akan berada di tempat tersulit untuk menerapkan langkah perlindungan?” ungkap Francette Popineau, kepala serikat guru SD. (Baca Juga: Langgar PSBB, Pengendara Didenda Rp100.000-Rp500.000)
(sya)
Lihat Juga :