Moskow Mulai Vaksinasi Massal Covid-19
Sabtu, 05 Desember 2020 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
"Selama lima jam pertama, 5.000 orang mendaftar untuk suntikan - guru, dokter, pekerja sosial, mereka yang saat ini mempertaruhkan kesehatan dan nyawa mereka paling banyak," tulis Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin di situs pribadinya pada hari Jumat.(Baca juga: Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Covid-19 ke AS )
Usia bagi mereka yang menerima suntikan dibatasi hingga 60 tahun. Orang dengan kondisi kesehatan bawaan, wanita hamil dan mereka yang menderita penyakit pernapasan selama dua minggu terakhir dilarang di vaksinasi.
Rusia telah mengembangkan dua vaksin Covid-19, Sputnik V yang didukung oleh Dana Investasi Langsung Rusia dan satu lagi yang dikembangkan oleh Institut Vektor Siberia, dengan uji coba terakhir untuk keduanya belum selesai.
Para ilmuwan telah menyuarakan keprihatinan tentang kecepatan Rusia bekerja, memberikan peraturan untuk vaksinnya dan meluncurkan vaksinasi massal sebelum uji coba penuh untuk menguji keamanan dan kemanjurannya telah selesai.(Baca juga: Putin Perintahkan Vaksinasi Massal Covid-19 di Rusia Pekan Depan )
Vaksin Sputnik V diberikan dalam dua suntikan, dengan dosis kedua diharapkan diberikan 21 hari setelah suntikan pertama.
Usia bagi mereka yang menerima suntikan dibatasi hingga 60 tahun. Orang dengan kondisi kesehatan bawaan, wanita hamil dan mereka yang menderita penyakit pernapasan selama dua minggu terakhir dilarang di vaksinasi.
Rusia telah mengembangkan dua vaksin Covid-19, Sputnik V yang didukung oleh Dana Investasi Langsung Rusia dan satu lagi yang dikembangkan oleh Institut Vektor Siberia, dengan uji coba terakhir untuk keduanya belum selesai.
Para ilmuwan telah menyuarakan keprihatinan tentang kecepatan Rusia bekerja, memberikan peraturan untuk vaksinnya dan meluncurkan vaksinasi massal sebelum uji coba penuh untuk menguji keamanan dan kemanjurannya telah selesai.(Baca juga: Putin Perintahkan Vaksinasi Massal Covid-19 di Rusia Pekan Depan )
Vaksin Sputnik V diberikan dalam dua suntikan, dengan dosis kedua diharapkan diberikan 21 hari setelah suntikan pertama.
Lihat Juga :