Israel Terima Kapal Perang Tercanggih saat Seteru dengan Iran Memanas

Kamis, 03 Desember 2020 - 06:07 WIB
loading...
A A A
Meskipun Hizbullah sebelumnya telah mengancam pabrik gas, namun menyatakan bahwa menanggapi kematian Fakhrizadeh ada di tangan Iran. Beirut telah mendesak semua pihak untuk menahan diri. (Baca juga: Setelah Ilmuwan Nuklir, Kini Komandan IRGC Iran Tewas Diserang Drone )

Israel tidak mengonfirmasi atau menyangkal bertanggung jawab atas pembunuhan ilmuwan nuklir Iran tersebut, yang terjadi ketika kawasan itu terbebani perubahan nasib Iran dengan penyerahan kekuasaan presiden AS bulan depan dari Donald Trump kepada Joe Biden yang lebih berpikiran diplomasi.

"Serangan Fakhrizadeh mungkin telah diatur waktunya untuk mempersempit risiko tanggapan ofensif Iran yang signifikan dalam waktu dekat, mengingat kekhawatiran di Teheran akan reaksi berlebihan ofensif yang parah di pihak pemerintahan Trump, dan keinginan Iran untuk memfasilitasi dimulainya kembali kontak dengan administrasi Biden," tulis Amos Yadlin dan Assaf Orion dari Institut Studi Keamanan Nasional Universitas Tel Aviv.

Tidak seperti model kapal rudal Israel sebelumnya, Saar-6 akan dilengkapi dengan pencegahan elektronik untuk rudal jelajah, yang memiliki lintasan datar, dan versi maritim dari sistem Iron Dome untuk menembak jatuh roket sudut tinggi.

Ini, kata seorang perwira senior Angkatan Laut Israel, adalah tindakan pencegahan terhadap rudal jelajah Yakhont yang dirancang Soviet dan roket Khalij Fars buatan Iran yang diyakini Israel berada di gudang senjata Hizbullah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved