Pakar Rusia Yakin Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2021

Senin, 30 November 2020 - 18:49 WIB
loading...
Pakar Rusia Yakin Pandemi...
Rinat Maksyutov, Direktur Jenderal Pusat Penelitian Virologi dan Bioteknologi Vector State Rusia meyakini bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir pada tahun mendatang. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Seorang pakar Rusia meyakini bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir pada tahun mendatang, karena sudah adanya vaksin untuk virus itu. Rusia saat ini telah memiliki dua vaksin dan dilaporkan siap melakukan vaksinasi massal pada akhir tahun atau awal tahun mendatang.

"Virus tidak akan pergi, tetapi pandemi, tentu saja, akan segera berakhir. Saya yakin itu akan terjadi pada 2021," ucap Rinat Maksyutov, Direktur Jenderal Pusat Penelitian Virologi dan Bioteknologi Vector State Rusia.

Maksyutov, seperti dilansir Tass pada Senin (30/11/2020), mengatakan, pandemi akan berakhir ketika sebagian besar populasi melewatinya dan kekebalan kelompok yang cukup sudah terbentuk berkat adanya vaksinasi massal.

"Namun, akan salah untuk mengatakan bahwa Covid-19 dapat menghilang pada titik tertentu," sambung pria yang memimpin perusahaan pengembang vaksin tersebut. ( Baca juga: 400.000 Personel Militer Rusia Mulai Divaksinasi Covid-19 )

Dia kemudian menyinggung mengenai dua vaksin buatan Rusia, yakni Sputnik V dan Epivaccorona. Menurutnya, harga dua vaksin tersebut tidak akan jauh berbeda. Harga Sputnik V telah dipatok USD 10 untuk pasar internasional per dosisnya, atau sekitar Rp.150 ribu.

"Biaya dua vaksin Covid-19 Rusia, Sputnik V dan Epivaccorona, praktis sama. Menurut informasi yang saya miliki, berdasarkan perhitungan fasilitas produksi, biaya (untuk satu dosis vaksin Sputnik V dan Epivaccorona) hanya sedikit berbeda," ungkapnya. ( Baca juga: Rusia: Pompeo Kunjungi Permukiman, AS Abaikan Prinsip Internasional )

Dirinya menambahkan, bahwa sekitar 50 sukarelawan berusia lebih dari 60 tahun telah diinokulasi dengan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan yang dia pimpin, sebagai bagian dari uji coba pasca-pendaftaran vaksin. "50 relawan berusia di atas 60 tahun telah diinokulasi. Uji coba terus berlanjut," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved