Trump Sebut Pilpres Dicurangi, Begini Putusan Pengadilan Banding AS

Sabtu, 28 November 2020 - 08:22 WIB
loading...
Trump Sebut Pilpres...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pengadilan banding federal pada Jumat dengan tegas menolak klaim Presiden Donald Trump bahwa pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 3 November telah dicurangi. Pengadilan juga menolak untuk membekukan kemenangan calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden di negara bagian Pennsylvania.

Dalam ulasan pedas dari argumen tim kampanye Trump bahwa presiden dicurangi pada pilpres 3 November, tiga hakim pengadilan banding dengan suara bulat mengatakan bahwa tuduhan ketidakadilan tidak didukung oleh bukti. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )

“Tuduhan ketidakadilan itu serius. Tapi menyebut pemilu tidak adil tidak membuatnya begitu," bunyi putusan para hakim pengadilan.

Para hakim mengatakan dalam banding atas putusan pengadilan yang lebih rendah, tim kampanye Trump mengklaim adanya diskriminasi.

"Tapi alkimia tidak bisa mengubah timah menjadi emas," lanjut putusan tersebut.

Itu adalah yang terbaru dari lebih dari dua lusin kekalahan pengadilan di seluruh negeri untuk tim kampanye Trump dan Partai Republik yang telah menuduh penipuan dan pelanggaran lainnya berkontribusi pada kerugian Presiden Trump sebagai capres petahana Partai Republik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved