Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total

loading...
Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump dan putranya Donald Trump Jr. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Putra calon presiden (capres) petahana Donald Trump , Donald Trump Jr, menyerukan ayahnya untuk melakukan "perang total atas pemilihan presiden ( pilpres )". Seruan lewat Twitter yang ambigu ini muncul di tengah kepanikan kubu Trump dengan ketidakpastian hasil pilpres dengan terhentinya penghitungan suara di lima negara bagian.

Putra Trump menirukan tuduhan tidak berdasar yang sama tentang penipuan pemilih yang digunakan ayahnya untuk menjelaskan harapannya yang semakin menipis untuk tetap berkuasa di Gedung Putih. (Baca: Hasil Electoral Votes Pilpres AS: Biden 264, Trump 214 )

Twitter dengan cepat menyembunyikan tweet provokatif tersebut dari pandangan publik dengan alasan menyebarkan informasi palsu tentang pemilu Amerika.

(Baca juga : 13 Alasan Kenapa Joe Biden Lebih Baik Ketimbang Donald Trump )



Trump Jr, yang memiliki sejarah panjang menggunakan Twitter untuk memicu teori konspirasi, membuat tweet provokatif di tengah serbuan tuntutan hukum yang diajukan oleh tim kampanye ayahnya untuk mengubah hasil pemilu—termasuk di Pennsylvania yang berusaha menghentikan penghitungan suara.

(Baca juga : Joe Biden: Tidak Ragu Lagi Saya Akan Dinyatakan Pemenang Pilpres AS )

“Hal terbaik untuk masa depan Amerika adalah @realDonaldTrump melakukan perang total atas pemilihan ini untuk mengungkap semua penipuan, kecurangan, mati/tidak lagi di pemilih negara bagian, yang telah berlangsung terlalu lama,” tulis Trump Jr di Twitter, mengulangi beberapa teori konspirasi tentang pemilu dan menyerukan orang Amerika untuk berperang satu sama lain.



“Saatnya membereskan kekacauan ini dan berhenti terlihat seperti republik pisang!," lanjut dia, seperti dikutip New York Post, Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Dunia Terpaku pada TV Menanti Biden atau Trump Pemenang Pilpres AS )
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top