AS Kemungkinan Serang Iran Jelang Trump Lengser, Israel Diminta Bersiap
Kamis, 26 November 2020 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Kapal Coast Guard China dan Kapal Militer Malaysia Berseteru di Laut China Selatan )
Ketegangan antara Iran dan Israel terus memanas selama bertahun-tahun. Namun, baru-baru ini, pasukan Israel melakukan serangan balasan terhadap sasaran Iran di Suriah setelah pasukannya mendeteksi bom pinggir jalan di Dataran Tinggi Golan. (Baca: Penasihat Khamenei: Serangan Taktis AS terhadap Iran Akan Jadi Perang Skala Penuh )
Pejabat Israel mengklaim bahwa bom di Dataran Tinggi Golan tersebut ditanam oleh anggota Angkatan Bersenjata Suriah dan Pasukan Quds Iran. Pemerintah Zionis menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Israel.
Awal bulan ini, H.R. McMaster—pensiunan letnan jenderal Angkatan Darat AS yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional di dalam pemerintahan Trump— juga mengisyaratkan bahwa Israel sendiri dapat memilih untuk melancarkan serangan terhadap Iran jika Trump meninggalkan jabatannya.
Laporan Axios juga muncul seminggu setelah New York Times melaporkan bahwa Trump telah mempertimbangkan untuk memerintahkan serangan militer terhadap situs nuklir utama Iran di Natanz.
Ketegangan antara Iran dan Israel terus memanas selama bertahun-tahun. Namun, baru-baru ini, pasukan Israel melakukan serangan balasan terhadap sasaran Iran di Suriah setelah pasukannya mendeteksi bom pinggir jalan di Dataran Tinggi Golan. (Baca: Penasihat Khamenei: Serangan Taktis AS terhadap Iran Akan Jadi Perang Skala Penuh )
Pejabat Israel mengklaim bahwa bom di Dataran Tinggi Golan tersebut ditanam oleh anggota Angkatan Bersenjata Suriah dan Pasukan Quds Iran. Pemerintah Zionis menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Israel.
Awal bulan ini, H.R. McMaster—pensiunan letnan jenderal Angkatan Darat AS yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional di dalam pemerintahan Trump— juga mengisyaratkan bahwa Israel sendiri dapat memilih untuk melancarkan serangan terhadap Iran jika Trump meninggalkan jabatannya.
Laporan Axios juga muncul seminggu setelah New York Times melaporkan bahwa Trump telah mempertimbangkan untuk memerintahkan serangan militer terhadap situs nuklir utama Iran di Natanz.
Lihat Juga :