Misi Teknik Pertanian Taiwan Melakukan Kegiatan Pertanian Mengakar di Indonesia Selama 44 Tahun
Rabu, 25 November 2020 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
"Petani mendapatkan hasil panen yang baik dalam budidaya sayur mayur selain bertanam padi, juga memiliki sumber pendapatan yang lebih banyak, dengan rata-rata peningkatan pendapatan tahunan sebesar 20%," ungkapnya.
Rencana pengembangan hortikultura selama tiga tahun untuk wilayah Karawang di Indonesia, tujuan utamanya adalah memberikan panduan teknis lengkap kepada petani di wilayah Karawang berdasarkan pengalaman sukses tim teknis Taiwan dalam pembinaan perencanaan agribisnis, dan penggunaan sistem pemasaran bersama dari tim teknis tersebut, agar para petani bisa membangun jalur penjualan yang stabil, dalam rangka mencapai tujuan pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pendapatan petani di Karawang.
Kerja sama teknik pertanian antara Taiwan dan Indonesia dimulai pada tahun 1976. Pada tanggal 21 Mei tahun itu, Taiwan dan Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama teknik pertanian. Akhir Oktober, tim teknik pertanian diberangkatkan ke Surabaya untuk membantu provinsi tersebut dalam pelaksanaan rencana pembangunan pertanian yang komprehensif, dan sampai sekarang telah melewati 44 tahun.
( Baca juga: Soal ‘Menggowes’ Ekonomi Sepeda, Taiwan Bisa Ditiru )
Saat ini, selain rencana pengembangan hortikultura kawasan Karawang, Misi Teknik Pertanian Taiwan juga mempromosikan "One Village One Product in Bali (OVOP)", "Manajemen Usaha Pertanian di Bogor", "Penguatan Pembudidayaan dan Pengembangan Usaha Pertanian di Wilayah Bandung" di Indonesia dengan total 18 proyek kerjasama, termasuk "Pengembangan Benih Padi Berkualitas Tinggi di Provinsi Sulawesi Selatan" dan "Proyek Pengembangan Hortikultura Wilayah Karawang".
Mengadakan lebih dari 130 seminar dan kegiatan observasi yang secara langsung memberikan manfaat kepada lebih dari 20.000 petani Indonesia dan memperoleh peningkatan mata pencaharian yang signifikan.
Rencana pengembangan hortikultura selama tiga tahun untuk wilayah Karawang di Indonesia, tujuan utamanya adalah memberikan panduan teknis lengkap kepada petani di wilayah Karawang berdasarkan pengalaman sukses tim teknis Taiwan dalam pembinaan perencanaan agribisnis, dan penggunaan sistem pemasaran bersama dari tim teknis tersebut, agar para petani bisa membangun jalur penjualan yang stabil, dalam rangka mencapai tujuan pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pendapatan petani di Karawang.
Kerja sama teknik pertanian antara Taiwan dan Indonesia dimulai pada tahun 1976. Pada tanggal 21 Mei tahun itu, Taiwan dan Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama teknik pertanian. Akhir Oktober, tim teknik pertanian diberangkatkan ke Surabaya untuk membantu provinsi tersebut dalam pelaksanaan rencana pembangunan pertanian yang komprehensif, dan sampai sekarang telah melewati 44 tahun.
( Baca juga: Soal ‘Menggowes’ Ekonomi Sepeda, Taiwan Bisa Ditiru )
Saat ini, selain rencana pengembangan hortikultura kawasan Karawang, Misi Teknik Pertanian Taiwan juga mempromosikan "One Village One Product in Bali (OVOP)", "Manajemen Usaha Pertanian di Bogor", "Penguatan Pembudidayaan dan Pengembangan Usaha Pertanian di Wilayah Bandung" di Indonesia dengan total 18 proyek kerjasama, termasuk "Pengembangan Benih Padi Berkualitas Tinggi di Provinsi Sulawesi Selatan" dan "Proyek Pengembangan Hortikultura Wilayah Karawang".
Mengadakan lebih dari 130 seminar dan kegiatan observasi yang secara langsung memberikan manfaat kepada lebih dari 20.000 petani Indonesia dan memperoleh peningkatan mata pencaharian yang signifikan.
(esn)
Lihat Juga :