Misi Teknik Pertanian Taiwan Melakukan Kegiatan Pertanian Mengakar di Indonesia Selama 44 Tahun

Rabu, 25 November 2020 - 20:14 WIB
loading...
Misi Teknik Pertanian...
Petani dari tim produksi dan pemasaran sedang memanen kembang kol. Foto/TETO
A A A
JAKARTA - Terik matahari yang menggantung tinggi di langit, disertai suhu panas mendekati 35 derajat Celcius, di lahan pertanian di kawasan Karawang yang dikenal sebagai "Gudang Beras Indonesia", Expert dari Misi Teknik Pertanian Taiwan (TTM) Chiu melakukan pengecekan tanaman di lahan bersama dengan petani Indonesia. Wajah gelap karena terikan matahari dari para petani terlihat tersenyum cerah disaat melihat sayuran yang akan segera dipanen.

Di wilayah Karawang, yang tradisional mata pencahariannya secara turun temurun adalah bercocok tanam padi, melalui bantuan TTM, para petani berhasil menanam tanaman hortikultura berkualitas tinggi seperti sayuran tomat kecil, okra dan jambu biji. Bagaimana cara TTM untuk membantu petani meningkatkan pendapatan tahunan mereka sekitar 20% tahun ini!

( Baca juga: Taiwan Education Center in Surabaya Gelar Pameran Daring untuk Pelajar Indonesia )

Chiu, ahli Taiwan asal Hsinchu, saat ini bertanggung jawab atas proyek pengembangan hortikultura daerah Karawang. Pada tahun 2019, ia datang ke Indonesia dengan membawa pengalaman bertani selama bertahun-tahun di Taiwan. Ia bertekad untuk membudidayakan tanaman hortikultura di daerah Karawang, memberikan sumbangsih untuk tanah Indonesia ini. Dengan menggunakan bahasa Indonesia, Chiu mengajar petani lokal mulai dari teknik penanaman, pembibitan, penanaman, transplantasi, penyakit dan hama serangga sampai ke produksi dan penjualan.

"Saya teringat saat mulai mendiskusikan budidaya tanaman dengan petani, petani selalu bilang ingin menanam brokoli, saat itu saya berpikir sepertinya ada masalah, brokoli merupakan tanaman jenis dingin dan tidak dapat ditanam tanpa ketinggian tertentu di Indonesia," ucapnya, seperti dikutip dari siaran pres Taiwan Economic and Trade Office (TETO) Indonesia yang diterima Sindonews pada Rabu (25/11/200).

"Apakah Indonesia memiliki jenis tanaman unik? Dengan hati penasaran akhirnya saya memutuskan pergi ke ladang bersama para petani dan menemukan ternyata yang dibicarakan oleh para petani itu adalah kembang kol. Memang kembang kol bisa tahan panas dan bisa beradaptasi dengan iklim Karawang yang cukup panas," sambungnya.

Selain kondisi iklim, tantangan lain yang dihadapi oleh tim teknis Taiwan dalam pendampingan awal adalah Karawang termasuk dalam kawasan persawahan. Tanah disana sudah lama tergenang air, sehingga tekstur tanah menjadi lengket dan berat, yang tidak kondusif untuk sebagian besar tanaman hortikultura.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Gawat, Konflik AS dan...
Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir
China Ancam Sanksi atas...
China Ancam Sanksi atas Kepatuhan Perusahaan Eropa pada Aturan UE
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved