Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:12 WIB
loading...
Gawat, Konflik AS dan...
Hasil riset International Institute for Strategic Studies menyatakan konflik AS dan China atas Taiwan berisiko memicu eskalasi nuklir. Foto/Ilustrasi/United Nations
A A A
JAKARTA - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan China atas Taiwan berisiko memicu eskalasi nuklir, dengan kedua militer kemungkinan akan melakukan operasi besar-besaran yang menargetkan pusat komando dan komunikasi satu sama lain. Potensi bahaya ini merupakan hasil studi pusat penelitian pertahanan terkemuka di Inggris.

Dalam penilaian strategis menjelang pertemuan pertahanan tahunan terbesar di Singapura akhir pekan ini, International Institute for Strategic Studies (IISS) yang berbasis di London mengatakan dunia berada di ambang perlombaan senjata nuklir baru dengan Asia-Pasifik sebagai intinya.

Baca Juga: China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya

"Negara-negara regional dan negara-negara dengan kepentingan strategis memperluas persenjataan nuklir mereka, sementara negara-negara non-senjata nuklir mengejar kemampuan serangan konvensional jarak jauh: keduanya menantang stabilitas strategis," bunyi penilaian IISS, yang dikutip Reuters, Kamis (28/5/2026) .

Taiwan, bersama dengan konflik di Iran dan ketidakpastian tentang komitmen AS terhadap kawasan tersebut, diperkirakan akan muncul secara menonjol dalam IISS Shangri-La Dialogue.

Konferensi informal ini berlangsung dari 29 hingga 31 Mei, menarik beragam menteri, jenderal, kepala intelijen, diplomat, analis, dan pembuat senjata.

Acara ini menyusul pertemuan puncak antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Beijing pada awal Mei, yang menimbulkan kekhawatiran di Taipei tentang komitmen AS untuk membantu pulau yang memerintah sendiri secara demokratis itu dalam mempertahankan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved