Rusia Sebut Mundurnya AS Lemahkan Perjanjian Open Skies
Selasa, 24 November 2020 - 00:23 WIB
loading...
Moskow menyatakan, mundurnya AS telah melemahkan perjanjian itu dan membuat kelangsungan hidup perjanjian itu tidak jelas. Foto/Ist
A
A
A
MOSKOW - Rusia sangat menyesalkan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mundur dari Perjanjian Open Skies. Moskow menyatakan, mundurnya AS telah melemahkan perjanjian itu dan membuat kelangsungan hidup perjanjian itu tidak jelas.
Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih secara resmi telah mengkonfirmasi bahwa AS tidak lagi menjadi bagian dalam Perjanjian Open Skies. Washington menyalahkan Rusia sebagai pihak yang melanggar perjanjian tersebut tanpa memberikan bukti. ( Baca juga: AS Kehilangan 'Perisai' dari Rusia dengan Keluar dari Perjanjian Open Skies )
"Dengan mundurnya AS, perjanjian itu akan kehilangan kelangsungan hidup, tentu saja," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Selasa (24/11/2020).
"Kami menyesali hal ini. Kami percaya bahwa perjanjian itu merupakan cara penting untuk membangun rasa saling percaya dan menjaga senjata di bawah kendali," sambungnya.
Dia ingat bahwa pihak Rusia sejak awal, ketika AS menyatakan niat untuk mundur dari perjanjian itu, telah memperingatkan bahwa langkah ini akan memiliki konsekuensi negatif. ( Baca juga: Ada Perjanjian Tukar Kepala Dibalik Pembebasan Eks Menhan Meksiko )
Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih secara resmi telah mengkonfirmasi bahwa AS tidak lagi menjadi bagian dalam Perjanjian Open Skies. Washington menyalahkan Rusia sebagai pihak yang melanggar perjanjian tersebut tanpa memberikan bukti. ( Baca juga: AS Kehilangan 'Perisai' dari Rusia dengan Keluar dari Perjanjian Open Skies )
"Dengan mundurnya AS, perjanjian itu akan kehilangan kelangsungan hidup, tentu saja," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Selasa (24/11/2020).
"Kami menyesali hal ini. Kami percaya bahwa perjanjian itu merupakan cara penting untuk membangun rasa saling percaya dan menjaga senjata di bawah kendali," sambungnya.
Dia ingat bahwa pihak Rusia sejak awal, ketika AS menyatakan niat untuk mundur dari perjanjian itu, telah memperingatkan bahwa langkah ini akan memiliki konsekuensi negatif. ( Baca juga: Ada Perjanjian Tukar Kepala Dibalik Pembebasan Eks Menhan Meksiko )
Lihat Juga :