Jepang Luncurkan Kapal Fregat Siluman Terbaru

loading...
Jepang Luncurkan Kapal Fregat Siluman Terbaru
Kumano, kapal fregat siluman terbaru yang dimiliki oleh Angkatan Laut Jepang. Foto/Defense World
A+ A-
TOKYO - Angkatan Laut Jepang telah meluncurkan kapal fregat pertama dalam lini baru fregat siluman yang canggih dan lebih kecil serta lebih murah daripada kapal perang biasa. Namun, kapal tersebut menuai kritik karena tidak cocok untuk digunakan dalam pertempuran.

"Pada hari Kamis, galangan kapal Mitsui di Tamano, Prefektur Okayama, mengadakan upacara peluncuran Kumano, fregat kelas 30FFM pertama," lapor harian Jepang The Asahi Shimbun seperti disitir dari Sputnik, Sabtu (21/11/2020).

Menurut outlet tersebut, biaya pembuatan kapal itu mencapai USD443 juta, atau hanya dua pertiga biaya kapal perusak konvensional yang lebih besar. Namun, meski lebih kecil dan lebih murah, Kumano juga kurang lengkap. Kapal ini membawa Rudal RIM-116 Rolling Airframe dan rudal anti-kapal MHI Type 17 dan memiliki dek pendaratan untuk helikopter Seahawk, tetapi tidak memiliki kemampuan ofensif yang signifikan.





Secara keseluruhan, Kumano hanya memiliki panjang 435 kaki dengan bobot 3.900 ton, tetapi bisa mencapai 5.500 ton saat terisi penuh, menurut Defense News. Berat itu hanya setengah dari ukuran kapal perusak kelas Maya yang baru.

Mengingat hal itu, kecil kemungkinannya Kumano baru akan memenuhi julukan "sembilan nyawa" dari Kumano yang jauh lebih terkenal. Jepang sebelumnya mempunyai kapal yang diberinama Kumano. Berbeda dengan yang terbaru, di masa lalu Kumano adalah kapal penjelajah kelas berat Mogami yang mengambil bagian dalam lebih banyak pertempuran laut daripada kapal Jepang lainnya selama Perang Dunia II.

Meski begitu, desain sudut baru yang tersembunyi di kapal terbaru yang dibuat untuk meminimalkan tanda di radar musuh membuat kapal ini akan lebih mampu menghindari ancaman.



Kumano juga membawa radar multi-fungsi Mitsubishi Electric OPY-2 yang kuat dan memiliki kemampuan untuk menyebarkan aset tak berawak di permukaan dan bawah permukaan.(Baca juga:Joe Biden Yakinkan Pemimpin Jepang, Korea Selatan, dan Australia)
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top