Angkatan Laut AS Ingin Bentuk Armada Baru di Dekat Singapura

Sabtu, 21 November 2020 - 00:23 WIB
loading...
Angkatan Laut AS Ingin...
Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat, Kenneth Braithwaite. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Sekretaris Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS), Kenneth Braithwaite, menyerukan kepada Angkatan Laut untuk membentuk armada baru di dekat Singapura di perbatasan Samudra Hindia dan Pasifik. Tujuannya, untuk mengatasi tantangan Angkatan Laut di wilayah Komando Indo-Pasifik AS termasuk tantangan dari China.

Braithwaite mengatakan bahwa dia belum memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertahanan Christopher Miller tentang rencana tersebut.

“Kami ingin berdiri armada bernomor baru. Dan kami ingin menempatkan armada bernomor itu di persimpangan antara Samudra Hindia dan Pasifik, dan kami benar-benar akan memiliki jejak Indo-PACOM (Komando Indo-Pasifik)," katanya. (Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

“Kami tidak bisa hanya mengandalkan Armada ke-7 di Jepang. Kami harus mencari sekutu dan mitra kami yang lain seperti Singapura, seperti India, dan benar-benar menempatkan armada bernomor di tempat yang akan sangat relevan," ujar Braithwaite.

“Lebih penting lagi, ini bisa memberikan pencegahan yang jauh lebih tangguh. Jadi kami akan membuat Armada ke-1, dan kami akan menjelaskannya, jika bukan Singapura, kami akan membuatnya lebih berorientasi ekspedisi dan memindahkannya melintasi Pasifik sampai itu adalah tempat sekutu dan mitra kami melihat bahwa hal itu dapat membantu mereka sebaik mungkin (juga) untuk membantu kami," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Brutal! Serangan Iran...
Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang
Rekomendasi
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
Berita Terkini
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved