Angkatan Laut AS Ingin Bentuk Armada Baru di Dekat Singapura

Sabtu, 21 November 2020 - 00:23 WIB
loading...
A A A
Menambahkan Armada ke-1 akan mengurangi beberapa tekanan pada Armada ke-7 dan memungkinkan dua komandan armada untuk memberikan perhatian lebih kepada sejumlah kecil sekutu dan mitra serta ruang geografis yang lebih kecil.

Braithwaite tidak memberikan perincian tentang seberapa besar staf yang akan dimiliki armada, jika kapal akan dikerahkan ke Armada ke-1, bagaimana tepatnya area operasi akan dibagi antara Armada ke-1 dan ke-7, atau seberapa cair atau kaku batas yang mungkin berada di antara dua armada INDO-PACOM.

Juru bicara Angkatan Laut Kapten J.D. Dorsey mengatakan kepada USNI News pada 18 November bahwa belum ada keputusan yang dibuat mengenai pembentukan atau lokasi armada bernomor tambahan di Indo Pasifik. "Angkatan Laut terus meninjau struktur organisasi dan postur pasukan kami, berkoordinasi dengan komandan kombatan serta sekutu dan mitra kami, untuk memastikan kami dapat secara efektif memenuhi tantangan maritim yang kami hadapi di seluruh dunia," ujarnya.

Armada ke-1 Angkatan Laut AS sebelumnya ada setelah Perang Dunia II hingga awal 1970-an.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved