Angkatan Laut AS Ingin Bentuk Armada Baru di Dekat Singapura

Sabtu, 21 November 2020 - 00:23 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada USNI News, Jumat (20/11/2020) bahwa Braithwaite telah mendapatkan ide untuk mendirikan Armada Pertama beberapa bulan yang lalu dan telah melakukan pembicaraan dengan mantan Menteri Pertahanan Mark Esper, yang setuju dengan proposal tersebut. (Baca juga: Jet Tempur Siluman J-20 China vs F-22 Raptor AS, Hebat Mana? )

Braithwaite mengumumkan niatnya tersebut saat berbicara di simposium tahunan Naval Submarine League.

Dia mengatakan di awal pidatonya bahwa “orang China telah menunjukkan agresivitas mereka di seluruh dunia. Baru saja datang dari High North (di mana dia sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar AS untuk Norwegia), kehadiran China di Kutub Utara belum pernah terjadi sebelumnya. Baru-baru ini saya melakukan perjalanan ke Timur Jauh; setiap sekutu dan mitra kami prihatin tentang betapa agresifnya orang China. Saya akan berdebat dengan siapa pun bahwa sejak Perang 1812 Amerika Serikat dan kedaulatan kita tidak berada di bawah tekanan yang kita lihat sekarang."

Braithwaite mengatakan dalam beberapa minggu mendatang dia akan melakukan perjalanan ke India untuk membahas tantangan keamanan mereka dan bagaimana Angkatan Laut AS dapat membantu mereka secara unik, tetapi juga bagaimana India dapat membantu AS. Braithwaite menjelaskan bahwa AS sendiri tidak dapat melawan China dan negara-negara di sekitar Pasifik dan di seluruh dunia perlu membantu mendorong mundur secara militer dan ekonomi jika ada peluang pencegahan untuk berhasil.

Saat ini, Armada ke-7 beroperasi di luar Jepang dan mencakup sejumlah besar ruang dari International Datelinehingga sekitar perbatasan India-Pakistan. Armada ke-3 AS beroperasi di San Diego dan melindungi dari International Dateline hingga Pantai Barat AS. Namun, selama bertahun-tahun, telah terjadi peningkatan dan penurunan dukungan untuk mengizinkan Armada ke-3 membantu sebagian beban Armada ke-7, termasuk konsep Armada Ketiga Maju di bawah mantan Komandan Armada Pasifik AS Laksamana Scott Swift.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved