Perusahaan Jerman Bersihkan Bahan Berbahaya di Pelabuhan Beirut
Jum'at, 20 November 2020 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Fakta bahwa butuh waktu sekitar tiga bulan sejak ledakan untuk menandatangani kesepakatan untuk memindahkan material berbahaya yang masih tertinggal di pelabuhan yang hancur itu menambah kemarahan publik. (Lihat Infografis: Trump Kembali Mengeluarkan Kebijakan Kontroversial)
Saat ini unjuk rasa semakin sering terjadi di Lebanon untuk mengecam krisis ekonomi dan politik yang terjadi di negara itu. Demonstran mengecam para politisi itu korupsi dan salah urus negara. (Lihat Video: Tegas, Pangdam Jaya Dudung Abdurachman akan Bubarkan FPI)
Banyak warga Lebanon, terutama mereka yang kehilangan rumah atau yang masih mengerjakan perbaikan sejak ledakan 4 Agustus, marah karena hasil penyelidikan ledakan itu belum dirilis.
"Seratus hari setelah tragedi nasional ledakan pelabuhan Beirut, seratus hari penyelidikan melibatkan pakar internasional dan masih belum ada kejelasan, tidak ada akuntabilitas, tidak ada keadilan," kecam koordinator khusus PBB untuk Lebanon, Jan Kubis, pada 13 November.
Dia memberi pengarahan kepada Dewan Keamanan PBB tentang Lebanon. Dia menyebut kurangnya kejelasan tentang penyelidikan itu meskipun banyak permohonan dan petisi warga untuk penyelidikan yang tidak memihak.
Saat ini unjuk rasa semakin sering terjadi di Lebanon untuk mengecam krisis ekonomi dan politik yang terjadi di negara itu. Demonstran mengecam para politisi itu korupsi dan salah urus negara. (Lihat Video: Tegas, Pangdam Jaya Dudung Abdurachman akan Bubarkan FPI)
Banyak warga Lebanon, terutama mereka yang kehilangan rumah atau yang masih mengerjakan perbaikan sejak ledakan 4 Agustus, marah karena hasil penyelidikan ledakan itu belum dirilis.
"Seratus hari setelah tragedi nasional ledakan pelabuhan Beirut, seratus hari penyelidikan melibatkan pakar internasional dan masih belum ada kejelasan, tidak ada akuntabilitas, tidak ada keadilan," kecam koordinator khusus PBB untuk Lebanon, Jan Kubis, pada 13 November.
Dia memberi pengarahan kepada Dewan Keamanan PBB tentang Lebanon. Dia menyebut kurangnya kejelasan tentang penyelidikan itu meskipun banyak permohonan dan petisi warga untuk penyelidikan yang tidak memihak.
Lihat Juga :