Inggris Berencana Ikuti Langkah AS Tarik Pasukan dari Afghanistan
Kamis, 19 November 2020 - 17:36 WIB
loading...
Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace menuturkan London kemungkinan akan mengikuti langkah AS untuk menarik pulang tentara mereka dari Afghanistan. Foto/REUTERS
A
A
A
LONDON - Inggris kemungkinan akan mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) untuk menarik pulang tentara mereka dari Afghanistan. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace.
Wallace mengatakan, Inggris kemungkinan akan mengikuti AS dalam mengurangi jumlah pasukan di Afghanistan. Tetapi, dia menuturkan, London akan terus bekerja dengan Kabul dan Washington untuk melindungi keamanan Afghanistan. ( Baca juga: Rusia Ragukan Rencana AS Percepat Penarikan Tentara dari Afghanistan )
"Saya berharap jika mereka (AS) mengurangi (pasukan) pada tahap tertentu, kami akan mengikutinya," kata Wallace dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (19/11/2020).
Seperti diketahui, Pentagon mengumumkan, mereka akan melanjutkan perintah Donald Trump untuk mengurangi pasukan di Irak dan Afghanistan, meninggalkan 2.500 tentara di setiap negara pada 15 Januari mendatang. Sementara pemotongan itu akan membuat sekitar 500 tentara meninggalkan Irak, sekitar 2.000 tentara AS akan pulang dari Afghanistan.
Namun, Pentagon tak mengumumkan tentang penarikan seluruh pasukan pada Natal seperti diungkapkan Trump.Pelaksana Menteri Pertahanan AS, Christopher Miller, yang ditunjuk Trump pekan lalu, mengkonfirmasi penarikan pasukan tersebut.“Pada 15 Januari 2021, pasukan kita, jumlah mereka di Afghanistan, akan menjadi 2.500 tentara. Jumlah pasukan kita di Irak juga akan menjadi 2.500 pada tanggal yang sama,” papar Miller. ( Baca juga: NATO: AS Tarik Pasukan, Afghanistan Akan Jadi Sarang Teroris )
"Ini konsisten dengan rencana dan tujuan strategis kami yang telah ditetapkan, didukung rakyat Amerika, dan tidak sama dengan perubahan dalam kebijakan atau tujuan AS," ujar dia.
Wallace mengatakan, Inggris kemungkinan akan mengikuti AS dalam mengurangi jumlah pasukan di Afghanistan. Tetapi, dia menuturkan, London akan terus bekerja dengan Kabul dan Washington untuk melindungi keamanan Afghanistan. ( Baca juga: Rusia Ragukan Rencana AS Percepat Penarikan Tentara dari Afghanistan )
"Saya berharap jika mereka (AS) mengurangi (pasukan) pada tahap tertentu, kami akan mengikutinya," kata Wallace dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (19/11/2020).
Seperti diketahui, Pentagon mengumumkan, mereka akan melanjutkan perintah Donald Trump untuk mengurangi pasukan di Irak dan Afghanistan, meninggalkan 2.500 tentara di setiap negara pada 15 Januari mendatang. Sementara pemotongan itu akan membuat sekitar 500 tentara meninggalkan Irak, sekitar 2.000 tentara AS akan pulang dari Afghanistan.
Namun, Pentagon tak mengumumkan tentang penarikan seluruh pasukan pada Natal seperti diungkapkan Trump.Pelaksana Menteri Pertahanan AS, Christopher Miller, yang ditunjuk Trump pekan lalu, mengkonfirmasi penarikan pasukan tersebut.“Pada 15 Januari 2021, pasukan kita, jumlah mereka di Afghanistan, akan menjadi 2.500 tentara. Jumlah pasukan kita di Irak juga akan menjadi 2.500 pada tanggal yang sama,” papar Miller. ( Baca juga: NATO: AS Tarik Pasukan, Afghanistan Akan Jadi Sarang Teroris )
"Ini konsisten dengan rencana dan tujuan strategis kami yang telah ditetapkan, didukung rakyat Amerika, dan tidak sama dengan perubahan dalam kebijakan atau tujuan AS," ujar dia.
(esn)
Lihat Juga :