Lagi, Trump Keluarkan Kebijakan Kontroversial

Kamis, 19 November 2020 - 10:13 WIB
loading...
A A A
Pelaku kesehatan AS seperti Asosiasi Medis AS, Asosiasi Perawat AS, dan Asosiasi Rumah Sakit AS telah meminta transisi kekuasaan Trump ke Biden berlangsung mulus dan damai. Itu bertujuan agar tidak terjadi absen dalam strategi nasional yang terintegrasi. “Perlunya upaya penghitungan aset nasional untuk menyelamatkan banyak nyawa warga AS,” demikian permintaan mereka. (Baca juga: Putusan MK Jadi Penentu masa Depan KPK)

Kepala tim gugus tugas Covid-19 Biden, Vivek Murthy, mengungkapkan pihaknya belum bisa bertemu dan berdiskusi dengan para pejabat pemerintahan saat ini. Itu sebagai penghalang untuk melanjutkan respons penanganan pandemi korona. Saat bersamaan, jumlah kasus korona terus meningkat di AS dan penyebaran korona lebih banyak terjadi di pedesaan.

“AS seharusnya menggunakan pendekatan seragam dalam memerangi pandemi,” kata Anthony Fauci, pakar penyakit menular AS. “Kita membutuhkan langkah kesehatan publik yang menjamin semua orang bisa mematuhinya,” katanya dilansir New York Times.

Langkah kontroversial Trump yang mendapatkan kritikan tajam adalah dia memecat Menteri Pertahanan Mark Esper. Pemecatan ini terjadi menyusul pertengkaran publik antara Trump dan Esper dalam beberapa pekan terakhir. Esper mengucapkan terima kasih kepada anggota Angkatan Bersenjata AS dan mengatakan bangga atas prestasi yang dilakukan selama 18 bulan bertugas di Pentagon. (Lihat videonya: Pemerintah Austria Kembali Putuskan untuk Lockdown Kedua)

Partai Demokrat Nancy Pelosi mengkritik keputusan itu. "Pemecatan mendadak Menhan Esper adalah bukti bahwa Presiden Trump ingin mengisi hari-hari terakhirnya di kantor untuk menabur kekacauan di demokrasi Amerika dan di seluruh dunia," kata Pelosi yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS itu. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Panas! Iran Beri Peringatan...
Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved