Infeksi Meningkat, Presiden Korsel Ingatkan Soal Gelombang Kedua Covid-19
Minggu, 10 Mei 2020 - 17:43 WIB
loading...
Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in memperingatkan kemungkinan datangnya gelombang kedua Covid-19. Foto/REUTERS
A
A
A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) memperingatkan kemungkinan datangnya gelombang kedua Covid-19. Peringatan ini datang ketika infeksi Covid-19 di Korsel melambung ke level tertinggi dalam satu bulan, tepat ketika Seoul mulai melonggarkan beberapa pembatasan.
"Ini belum berakhir, belum sampai selesai," ucap Presiden Korsel, Moon Jae-in dalam sebuah pernyataan yang disiarkan secara nasional, seperti dilansir Reuters pada Minggu (10/5/2020).
Moon mengatakan bahwa sebuah cluster baru menunjukkan virus dapat menyebar secara luas kapan saja dan memperingatkan gelombang kedua mungkin dapat terjadi pada akhir tahun ini.
"Kita tidak boleh menurunkan kewaspadaan kita tentang pencegahan epidemi. Kita berada dalam perang yang berkepanjangan. Saya meminta semua orang untuk mematuhi tindakan pencegahan dan peraturan keselamatan sampai situasinya selesai bahkan setelah melanjutkan kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Dia mengatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) akan mendapatkan wewenang yang lebih besar sebagai bagian dari perjuangan jangka panjang dan dinamai Administrasi Pengendalian Penyakit dan Pencegahan untuk mencerminkan posisi yang ditingkatkan.
"Ini belum berakhir, belum sampai selesai," ucap Presiden Korsel, Moon Jae-in dalam sebuah pernyataan yang disiarkan secara nasional, seperti dilansir Reuters pada Minggu (10/5/2020).
Moon mengatakan bahwa sebuah cluster baru menunjukkan virus dapat menyebar secara luas kapan saja dan memperingatkan gelombang kedua mungkin dapat terjadi pada akhir tahun ini.
"Kita tidak boleh menurunkan kewaspadaan kita tentang pencegahan epidemi. Kita berada dalam perang yang berkepanjangan. Saya meminta semua orang untuk mematuhi tindakan pencegahan dan peraturan keselamatan sampai situasinya selesai bahkan setelah melanjutkan kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Dia mengatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) akan mendapatkan wewenang yang lebih besar sebagai bagian dari perjuangan jangka panjang dan dinamai Administrasi Pengendalian Penyakit dan Pencegahan untuk mencerminkan posisi yang ditingkatkan.
Lihat Juga :