Hari Ini Batas Akhir Penyidik Korea Selatan Tangkap Presiden Yoon Suk-yeol

Senin, 06 Januari 2025 - 10:35 WIB
loading...
Hari Ini Batas Akhir...
Demonstran anti-Presiden Yoon Suk-yeol berkumpul ketika masa berlaku surat perintah penangkapan presiden Korea Selatan itu berakhir hari ini (6/1/2025). Foto/Yonhap
A A A
SEOUL - Tim penyidik Korea Selatan memiliki waktu singkat untuk menangkap Presiden Yoon Suk-yeol yang diskors karena masa berlaku surat perintah mereka akan berakhir hari ini (6/1/2025).

Presiden Yoon saat ini masih bersembunyi di kediamannya yang dikelilingi oleh pasukan keamanan presiden (Paspampres)—yang secara resmi dikenal sebagai Dinas Keamana Presiden (PSS).

Yoon, yang merupakan mantan jaksa penuntut, dengan tegas menolak diinterogasi dalam tiga kali kesempatan. Penolakannya itu memaksa tim penyidik Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi (CIO) mengajukan surat perintah penangkapan kepada Pengadilan Seoul, yang dikabulkan pada Selasa pekan lalu.

Baca Juga: Menegangkan, Paspampres Halangi Penyidik Korea Selatan Tangkap Presiden Yoon Suk-yeol

Yoon semestinya diinterogasi karena mengeluarkan dekrit darurat militer yang mengguncang publik bulan lalu.

Upaya tim penyidik CIO untuk menangkap Yoon mengalami kegagalan selama beberapa hari terakhir karena dihalangi Paspampres.

Kantor berita Yonhap melaporkan tim penyidik CIO akan mencoba mengeksekusi lagi surat perintah penangkapan tersebut sebelum masa berlakuknya berakhir hari ini. Jika tetap gagal, mereka sedang mempertimbangkan upaya lain.

Yoon menghadapi hukuman penjara atau, paling buruk, hukuman mati jika ditangkap setelah menangguhkan pemerintahan sipil untuk sementara waktu dan menjerumuskan Korea Selatan ke dalam krisis politik terburuknya dalam beberapa dekade.

Namun, dia dan para pendukungnya tetap menentang tindakan hukum tersebut.

"Dinas Keamanan Presiden akan melindungi Presiden, dan kami akan melindungi Dinas Keamanan Presiden hingga tengah malam," kata Kim Soo-yong (62), salah satu penyelenggara protes pendukung Yoon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved