SpaceX Luncurkan Empat Astronaut ke Stasiun Luar Angkasa

Senin, 16 November 2020 - 10:59 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Mei, SpaceX menyelesaikan misi demonstrasi yang menunjukkan bahwa mereka dapat membawa astronaut ke ISS dan membawa mereka kembali dengan selamat, sebuah perkembangan penting yang memungkinkan AS untuk mulai melakukan perjalanan ke ISS sekali lagi dengan kekuatannya sendiri.

Crew Dragon awal pekan ini menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang disertifikasi oleh NASA sejak Space Shuttle (Pesawat Ulang Alik) hampir 40 tahun lalu.

Ini adalah kapsul, bentuknya mirip dengan pesawat ruang angkasa yang mendahului Space Shuttle, dan kendaraan peluncurannya adalah roket SpaceX Falcon 9 yang dapat digunakan kembali.

Di akhir misinya, Crew Dragon menyebarkan parasut dan kemudian menabrak air, seperti di era Apollo.

NASA beralih ke SpaceX dan Boeing setelah menutup program Space Shuttle pada tahun 2011, yang gagal dalam tujuan utamanya membuat perjalanan luar angkasa terjangkau dan aman.

Badan tersebut akan menghabiskan lebih dari USD8 miliar untuk program Commercial Crew pada tahun 2024, dengan harapan bahwa sektor swasta dapat mengurus kebutuhan NASA di "orbit rendah Bumi" sehingga dibebaskan untuk fokus pada misi kembali ke Bulan dan kemudian ke Mars.

SpaceX, yang didirikan oleh Elon Musk pada 2002, telah melompati saingannya yang jauh lebih tua, Boeing, yang programnya gagal setelah uji coba Starliner yang gagal tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved