Hubungan Turki-AS di Era Biden Mungkin akan Jauh Lebih Buruk

Minggu, 15 November 2020 - 22:03 WIB
loading...
Hubungan Turki-AS di...
Presiden AS Terpilih Joe Biden. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Era kepresidenan Joe Biden kemungkinan akan mengarah pada perkembangan baru dalam hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Turki , karena pendekatannya berbeda dari pendahulunya. Para pendahulu Biden memberikan perlindungan bagi ketegasan Turki di kawasan.

Para ahli mengatakan, hubungan bilateral bahkan bisa menjadi lebih buruk dan jauh lebih rentan, mengingat prioritas kedua negara yang berbeda. Ozgur Unluhisarcikli, direktur kantor German Marshall Fund Amerika di Ankara, mengatakan ada beberapa faktor yang dapat memperumit masalah kedua negara selama era Biden.

(Baca juga: Rusia-Turki Akhirnya Sepakat Kerjasama Kontrol Gencatan Senjata Nagorno-Karabakh )

Dia menjelaskan, hubungan pribadi antara Donald Trump dan Tayyip Ergodan, yang membentuk penyangga antara Washington dan Ankara, tidak dapat dibuat antara Biden dan Erdogan. Hal ini, karena kedua pemimpin telah menunjukkan ketidaksukaan satu sama lain. Selain itu, Biden, tidak seperti Trump, diharapkan memberikan prioritas pada pelembagaan hubungan daripada mempersonalisasikannya.

Pemerintahan AS yang baru, jelasnya, kemungkinan besar akan mengedepankan demokrasi dan defisit hak asasi manusia di Turki, sementara juga mencoba menahan pergerakannya di Libya, Suriah, dan ambisi Angkatan Laut Turki di Mediterania timur.

Menurut Unluhisarcikli, orang-orang yang dibawa Biden juga akan memainkan peran kunci dalam hubungan tersebut dan bahwa beberapa dari individu ini kemungkinan besar berasal dari pemerintahan mantan Presiden Barack Obama yang telah dikambinghitamkan oleh Erdogan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Pangkalan Militer AS...
Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Akan Dapat Serangan Hizbullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved