Rusia-Turki Akhirnya Sepakat Kerjasama Kontrol Gencatan Senjata Nagorno-Karabakh

Kamis, 12 November 2020 - 19:34 WIB
loading...
Rusia-Turki Akhirnya...
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Menteri Pertahanan Rusia dan Turki sepakati pembentukan pusat pengawasan bersama untuk memantau gencatan senjata di Nagorno-Karabakh. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia dan Turki akhirnya menyepakati kerjasama untuk melakukan kontrol atas gencatan senjata di Nagorno-Karabakh. Rusia sebelumnya sempat membantah bahwa mereka meneken kerjasama dengan Turki dalam masalah ini.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu dan Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar telah menandatangani nota tentang pembentukan pusat pengawasan bersama untuk memantau gencatan senjata di Nagorno-Karabakh.

Menurut kementerian itu, pusat pengawasan akan berlokasi di wilayah Azerbaijan. Di mana, pusat pengawasan ini akan mengumpulkan, meringkas dan memeriksa informasi tentang ketaatan rezim gencatan senjata. ( Baca juga: Rusia Bantah Teken Perjanjian Kontrol Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh dengan Turki )

"Setelah pembicaraan itu, sebuah memorandum ditandatangani untuk mendirikan pusat pengawasan bersama untuk mengendalikan gencatan senjata dan semua permusuhan di zona konflik Nagorno-Karabakh," kata kementerian itu, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (12/11/2020).

Sementara itu, Shoigu mengatakan bahwa kesepakatan yang dicapai oleh para pemimpin Rusia, Azerbaijan, dan Armenia serta penempatan pasukan penjaga perdamaian Rusia memungkinkan untuk menghentikan pertumpahan darah dan menciptakan kondisi untuk kembali ke kehidupan yang damai.

"Kehadiran pasukan penjaga perdamaian Rusia akan memastikan stabilitas di kawasan krisis, menghentikan arus pengungsi, dan akan memfasilitasi kepulangan mereka ke tempat tinggal mereka," ucapnya. ( Baca juga: Erdogan: Pendudukan Armenia di Nagorno-Karabakh Akan Berakhir )

Dia mencatat bahwa keputusan untuk membuat pusat pemantauan bersama akan memungkinkan kendali yang dapat diandalkan atas kepatuhan pihak yang bertikai atas gencatan senjata dan akan membentuk dasar yang kuat untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung lama.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved