Prank, Penyanderaan di Kantor Ubisoft

Sabtu, 14 November 2020 - 06:25 WIB
loading...
Prank, Penyanderaan...
Polisi Kanada mengevakuasi setiap orang di kantor Ubisoft. Foto/Russia Today
A A A
MONTREAL - Media Kanada melaporkan kepolisian Montreal menyatakan tidak ada penyanderaan di kantor perusahaan video game Ubisoft . Polisi telah menghabiskan lebih dari dua jam untuk mengamankan dan penyisiran di gedung setelah mendapat panggilan 911.

Sementara puluhan petugas Kepolisian Montreal (SPVM) masih memblokir Saint-Laurent Boulevard pada Jumat sore, dan tidak ada penjelasan resmi yang ditawarkan, beberapa media mengutip sumber polisi yang mengklaim pengepungan selama berjam-jam itu akibat hoaks atau prank. Dan setiap orang telah dievakuasi dengan selamat.

Evakuasi ini termasuk sekitar 50 orang atau lebih yang mencari perlindungan di atap gedung, menghalangi pintu saat tim polisi taktis bergerak untuk mengamankan gedung. Tidak ada korban cedera yang dilaporkan dalam insiden tersebut.(Baca juga: Puluhan Orang Disandera di Perusahaan Video Game Ubisoft )



Ubisoft Montreal biasanya mempekerjakan hampir 4.000 orang, tetapi kebanyakan dari mereka saat ini bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19.

Perusahaan ini didirikan pada 1997 sebagai anak perusahaan raksasa video game Prancis di Kanada. Ubisoft Montreal adalah "otak" di balik sejumlah judul game populer seperti Prince of Persia: The Sands of Time, seri Assassin’s Creed, Far Cry, dan Watch Dogs.(Baca juga: Kanada Siap Evakuasi Warganya Jika Pemilu AS Berujung Rusuh )

Ubisoft telah menghadapi serangan balik online minggu lalu atas "bahasa yang tidak bisa dimengerti" di Assassin's Creed: Valhalla. Beberapa jurnalis game berspekulasi bahwa panggilan 911 palsu itu mungkin adalah kasus "swatting" - praktik yang terkenal kejam dan mematikan oleh para video-gamer pendendam - yang menyebabkan penembakan polisi yang fatal di masa lalu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved