Trump Akan Fokus Bisnis

Jum'at, 13 November 2020 - 10:11 WIB
loading...
A A A
Trump jelas menyukai strategi kampanye yang dikatakan sukses karena mampu mengumpulkan 71,5 juta suara dalam pemilu tahun ini. Kenapa? Itu menjadi rekor tertinggi bagi calon yang kalah, dan petunjuk nyata bahwa Trump punya basis pendukung besar di kalangan masyarakat. “Trump akan meninggalkan kursi presiden dengan merek pada tataran tertentu, sama berpengaruhnya ketika ia mulai menjadi presiden," kata Tim Calkins, guru besar pemasaran di School of Management, Northwestern University, dilansir BBC. (Baca juga: Manfaat Produk Herbal untuk Ibu Hamil dan Menyusui)

Untuk bisa mengendalikan politik, Trump harus memiliki banyak uang dan donasi politik yang kuat. Mau tak mau, Trump pun harus kembali mengurusi bisnisnya yang memiliki lebih dari 500 perusahaan, baik hotel, resor, maupun golf club. The Trump Organization diperkirakan mengalami kerugian jutaan dolar karena pandemi korona. Forbes memperkirakan kekayaan bersih Trump menurun USD1 miliar selama pandemi ini.

Apalagi dia harus fokus membayar utang. Seperti dilaporkan The New York Times, utang Trump mencapai lebih dari USD400 juta (Rp5,5 triliun) yang jatuh tempo pada tahun-tahun ini. Berdasarkan dokumen pajak selama dua dekade yang diperoleh New York Times, koran itu juga melaporkan "kerugian kronis dan penghindaran pajak selama bertahun-tahun", dengan mengatakan, “Trump sama sekali tidak menyetor pajak selama 10 sampai 15 tahun sebelumnya.” Penyebab terbesarnya karena ia mengalami kerugian lebih besar dibandingkan pemasukan yang diterimanya.

Selain itu, Trump akan membangun jaringan media atau berinvestasi di industri media yang sudah ada, seperti Newsmax, yang sahamnya dimiliki kawan dekatnya, Chris Ruddy. Opsi lainnya, Trump akan mengembangkan One America News Network, media yang selalu memuji Trump. Selain itu, pilihan lain adalah Sinclair Broadcasting, yang memiliki semua stasiun televisi lokal di seluruh AS. (Lihat videonya: Angin Puting Beliung Rusak Sejumlah Rumah)

“Saya pikir Trump memiliki platform media,” kata Michael D’Atonio, penulis biografi Trump, dilansir Politico. “Saya pikir banyak orang akan melihat Trump melalui media,” imbuhnya.

Apalagi Presiden Trump tak asing di layar televisi, setelah menjadi pembawa acara sukses untuk program realitas The Apprentice. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved