Trump Akan Fokus Bisnis
Jum'at, 13 November 2020 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Bukan Trump kalau tidak memiliki strategi menghadapi semua kasus itu. Sumber di Partai Republik yang paham situasi tersebut mengatakan, Trump sudah memiliki skenario bahwa dia akan mengeluarkan uang untuk membayar pengacara hebat guna menjaga agar penyidik tidak menyelidikinya.
Trump juga mungkin akan mendirikan partai politik sendiri. Maklum, dia memiliki banyak musuh di Partai Republik. Tak semua orang di Partai Republik menyambutnya dengan baik. Apalagi banyak anggota Republik yang menjaga jarak dengan Trump.
Namun, Trump memiliki banyak orang kepercayaan yang akan menyiapkan dirinya dengan partai barunya untuk kembali melawan Joe Biden pada 2024. “Saya yakini Trump akan tetap terlibat dengan politik dan menyiapkan diri untuk maju pada 2024,” kata Mick Mulvaney, penasihat politik Trump. (Baca juga: Bantuan Kuota Internet, Nadiem Minta Kepsek Segera Unggah Surat Pernyataan)
Empat tahun menjadi waktu yang cukup untuk menyiapkan perlawanan. Dengan bermain di politik, Trump juga memiliki kesempatan untuk bertahan dalam menghadapi gugatan hukum, gugatan utang, dan penyelidikan kriminal.
Dengan begitu, ambisi Trump belum berakhir. Dia bisa saja akan mengikuti jejak Grover Cleveland yang mencalonkan diri untuk kedua kalinya. Cleveland adalah satu-satunya presiden yang meninggalkan Gedung Putih dan kembali empat tahun kemudian, menjadi presiden pada 1885, dan lagi pada 1893. Faktanya Konstitusi AS menyatakan tak seorang pun boleh dipilih sebagai presiden lebih dari dua kali.
Mantan orang-orang dekat telah mengisyaratkan bahwa Trump mungkin akan mencalonkan diri lagi. "Tentu saya akan memasukkan Trump ke dalam daftar calon orang yang kemungkinan besar mencalonkan diri pada tahun 2024," kata mantan kepala staf, Mick Mulvaney.
Trump juga mungkin akan mendirikan partai politik sendiri. Maklum, dia memiliki banyak musuh di Partai Republik. Tak semua orang di Partai Republik menyambutnya dengan baik. Apalagi banyak anggota Republik yang menjaga jarak dengan Trump.
Namun, Trump memiliki banyak orang kepercayaan yang akan menyiapkan dirinya dengan partai barunya untuk kembali melawan Joe Biden pada 2024. “Saya yakini Trump akan tetap terlibat dengan politik dan menyiapkan diri untuk maju pada 2024,” kata Mick Mulvaney, penasihat politik Trump. (Baca juga: Bantuan Kuota Internet, Nadiem Minta Kepsek Segera Unggah Surat Pernyataan)
Empat tahun menjadi waktu yang cukup untuk menyiapkan perlawanan. Dengan bermain di politik, Trump juga memiliki kesempatan untuk bertahan dalam menghadapi gugatan hukum, gugatan utang, dan penyelidikan kriminal.
Dengan begitu, ambisi Trump belum berakhir. Dia bisa saja akan mengikuti jejak Grover Cleveland yang mencalonkan diri untuk kedua kalinya. Cleveland adalah satu-satunya presiden yang meninggalkan Gedung Putih dan kembali empat tahun kemudian, menjadi presiden pada 1885, dan lagi pada 1893. Faktanya Konstitusi AS menyatakan tak seorang pun boleh dipilih sebagai presiden lebih dari dua kali.
Mantan orang-orang dekat telah mengisyaratkan bahwa Trump mungkin akan mencalonkan diri lagi. "Tentu saya akan memasukkan Trump ke dalam daftar calon orang yang kemungkinan besar mencalonkan diri pada tahun 2024," kata mantan kepala staf, Mick Mulvaney.
Lihat Juga :