Korban Pemerkosaan Dibakar Bersama Suami dan Putrinya karena Lapor Polisi

Kamis, 12 November 2020 - 00:53 WIB
loading...
Korban Pemerkosaan Dibakar...
Pemerkosa di India membakar korban bersama suami dan putri kecil mereka karena melaporkan tersangka ke polisi. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A A A
NEW DELHI - Seorang perempuan korban pemerkosaan di India dibakar bersama suami dan putrinya yang berusia 7 tahun setelah pasangan tersebut melapor ke polisi. Pelaku serangan mengerikan ini adalah tersangka pemerkosa.

Serangan—pemerkosaan dan pembakaran—terjadi di rumah keluarga korban di kota utara Gwalior. Ini adalah yang terbaru dari serangkaian insiden yang telah memicu protes di seluruh negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Tersangka berusia 32 tahun memerkosa korban saat sedang sendirian di rumahnya pada 31 Oktober lalu. Tersangka dikenal sebagai teman suami perempuan tersebut. (Baca: Trump Kalah Pilpres AS, Istri Pertama Menyebutnya Pecundang Buruk )

"Tersangka mengancam perempuan terebut dengan konsekuensi yang mengerikan jika dia memberi tahu siapa pun tentang kejahatan itu," kata inspektur polisi setempat, Gwalior Amit Sanghi, seperti dikutip dari Hindustan Times, Kamis (12/11/2020).

Perempuan itu memberi tahu suaminya, yang kemudian pergi ke polisi untuk mengajukan Laporan Informasi Pertama (FIR).

Keluarga korban mengatakan bahwa petugas yang bertugas tidak memberikan laporan apapun, tetapi tersangka mengetahui bahwa polisi telah diberitahu dan tersangka datang lagi ke rumah keluarga korban.

"(Tersangka) memasuki rumah korban pada malam yang sama dan membakar suami korban," kata Sanghi.

"Ketika wanita dan putrinya yang berusia tujuh tahun bergegas untuk menyelamatkan pria itu, tersangka juga menuangkan bensin ke tubuh mereka dan membakar mereka," ujarnya. (Baca juga: Telan Viagra dan Pakai Krim Ereksi, Sopir Taksi Tewas saat Pesta Seks )

Tiga orang sekeluarga itu telah dibawa ke rumah sakit pemerintah dan berada dalam kondisi serius.

Tersangka juga dilaporkan menderita luka bakar dan sekarang diperkirakan menerima perawatan di rumah sakit swasta.

Polisi setempat telah meluncurkan pencarian pria itu di rumah sakit swasta di daerah tersebut. "Kami juga menanyakan tentang tuduhan yang dibuat oleh korban bahwa polisi di kantor polisi Thatipur tidak melayani aduan pemerkosaannya," papar Sanghi.

Masalah pemerkosaan di India pertama kali mendapat perhatian internasional setelah pemerkosaan berkelompok dan kematian ahli fisioterapi berusia 23 tahun Jyoti Singh di Delhi pada Desember 2012.

Singh meninggal dua minggu setelah dia diserang oleh enam pria saat bepergian dengan bus bersama seorang teman pria, yang juga dipukuli dengan parah.

Ribuan pengunjuk rasa kemudian turun ke jalan di ibu kota New Delhi dan di tempat lain, menuduh pemerintah negara bagian dan pusat gagal berbuat cukup untuk memberikan keamanan bagi perempuan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved