Trump Kalah Pilpres AS, Istri Pertama Menyebutnya Pecundang Buruk

Rabu, 11 November 2020 - 00:02 WIB
loading...
Trump Kalah Pilpres...
Ivana Trump, istri pertama Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto/REUTERS/Mario Anzuoni
A A A
WASHINGTON - Istri pertama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ; Ivana Trump, menggambarkan mantan suaminya sebagai "pecundang yang buruk" setelah kalah dalam pemilihan presiden (pilpres) melawan Joe Biden.

Ivana menyarankan Donald Trump pergi ke Palm Beach dan menerima bahwa karier politiknya telah berakhir.

"Dia bukan pecundang yang baik," kata Ivana, 71, Ibu dari tiga anak tertua Donald Trump. "Dia tidak suka kalah, jadi dia akan bertarung dan bertarung dan bertarung," katanya lagi. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )

Ivana berbicara kepada majalah People pada hari Senin (9/11/2020) ketika mantan suaminya terus menolak untuk mengakui kekalahan dalam pilpres AS, tiga hari setelah calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden meraih kemenangan.

Ivana mengatakan dia berharap mantan suaminya akan menghadapi kenyataan daripada terus mengklaim kemenangan telah "dicuri" darinya.

Dia berharap Trump akan menyerah pada gugatan hukum di negara bagian yang dimenangkan oleh Biden, alih-alih melanjutkan seperti yang dia dan pengacaranya Rudy Giuliani bersumpah akan melakukannya. (Baca: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )

“Dia harus pergi dan menyatakan bahwa dia kalah,” kata Ivana. “Saya hanya ingin semua ini berakhir, dengan satu atau lain cara. Saya benar-benar tidak peduli."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved