4 Hal Ini Bisa Dilakukan Trump Setelah Lengser Presiden, Ada Sedihnya

Rabu, 11 November 2020 - 15:43 WIB
loading...
A A A
"Dia pasti akan memiliki audiens potensial," ujar Henry Schafer, wakil presiden eksekutif di Q Scores Company.

“Trump berhasil membangun mereknya sebagai ‘kepribadian cinta-untuk-benci’ seperti Kardashians atau Howard Stern,” papar Schafer.

Schafer memperkirakan dia akan kembali pada apa yang terbaik untuknya yakni “kontroversi".

"Dia berkembang pesat dalam kontroversi, dia memutar kontroversi untuk keuntungannya, itu 'MO' (modus operandi)-nya," kata dia.

Kemungkinan kolaboratornya adalah jaringan kabel One American News Network (OANN) atau Newsmax. OANN adalah favorit Trump dan sebaliknya.

Para mantan presiden sering menandatangani kesepakatan buku, dengan Barack Obama dan Michelle Obama mencetak kesepakatan bersama yang memecahkan rekor bernilai USD65 juta, meskipun jumlah itu jarang. George W Bush mendapat uang muka USD10 juta yang dikabarkan untuk memoarnya.

Keluarga Obama juga menandatangani kesepakatan produksi jutaan dolar dengan Netflix, dan keluarga Bill Clinton memiliki kesepakatan podcast.

Keempat, Menikmati Pensiun Presiden

Trump akan mendapatkan pensiun presiden dengan banyak fasilitas lainnya, ketika dia meninggalkan jabatannya.

Undang-Undang Mantan Presiden, yang disahkan pada 1958 untuk "menjaga martabat" kantor, memberikan manfaat termasuk pensiun tahunan, sebesar USD207.800 pada 2017.

Mantan presiden juga berhak atas perlindungan Secret Service seumur hidup, tunjangan kesehatan, serta biaya kantor dan staf perjalanan.

Jadi, Trump, sekarang 74 tahun, bisa memutuskan untuk pensiun secara diam-diam.

Dia bisa menghabiskan hari-harinya terlibat dalam kegiatan filantropi, meningkatkan saldo banknya sebagai pembicara dan merencanakan perpustakaan kepresidenannya.

Dan dia bisa mengisi waktu luang dengan bersantai dan bermain golf di Florida, Mar-a-Lago, tempat peristirahatan Palm Beach-nya.

Tetapi Prof Calkins tidak melihat kehidupan yang tenang sebagai skenario yang mungkin terjadi bagi Trump yang menghabiskan begitu banyak waktu sebagai pusat perhatian.

"Donald Trump sebagai kepribadian tidak mungkin memudar dan saya pikir kita akan terus melihat brand Trump di dunia," tutur dia.

Pada Oktober, Trump bahkan berspekulasi bahwa, jika dia kalah dalam pemilihan, dia akan merasa sangat sedih sehingga "mungkin saya harus meninggalkan negara ini, saya tidak tahu."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved