Rusia Sebut Peracunan Navalny Aksi Amatir

Sabtu, 07 November 2020 - 21:34 WIB
loading...
A A A
"Telah ditentukan selama penyelidikan bahwa, setelah menerima laporan tentang penurunan kesehatan Navalny, sekelompok orang yang menemaninya di Tomsk (Vladlen Los, Maria Pevchikh dan Georgy Alburov) memindahkan (bukti potensial) dari suite hotel Navalny secara teratur," kata Kementerian Dalam Negeri Rusia.

Menarik putusannya atas kasus tersebut, kementerian itu menambahkan, tindakan mereka menunjukkan provokasi yang direncanakan dengan baik.

Navalny menjadi berita utama pada Agustus lalu setelah munculnya sebuah rekaman, yang kemudian viral, menunjukkan dirinya tampak sakit dalam penerbangan domestik. Setelah beberapa waktu penundaan, dia dipindahkan ke rumah sakit Charite Berlin, tempat dokter dan laboratorium internasional mengklaim bahwa dia telah diracuni dengan racun saraf 'Novichok'. Navalny mengklaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berada di balik peracunan tersebut.(Baca juga: Navalny Sebut Putin Berada di Balik Peracunan Dirinya )

Racun saraf kuat ini juga diduga telah digunakan untuk meracuni mantan perwira KGB Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, Inggris, pada 2018 lalu. Rusia secara resmi membantah berada di balik kedua insiden tersebut.

Pada bulan Oktober, sebagai tanggapan atas tuduhan seputar keracunan Navalny, Uni Eropa menyetujui paket sanksi yang ditujukan kepada pejabat senior Kremlin, termasuk Alexander Bortnikov, kepala Dinas Keamanan Federal (FSB).(Baca juga: UE Sanksi 6 Pejabat dan 1 Instansi Rusia atas Insiden Peracunan Navalny )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved