Rusia Sebut Peracunan Navalny Aksi Amatir
Sabtu, 07 November 2020 - 21:34 WIB
loading...
Rusia sebut peracunan Alexei Navalny aksi amatir. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
MOSKOW - Rusia menyebut tuduhan peracunan aktivis Alexei Navalny adalah rencana yang dirancang untuk membenarkan pemberian sanksi terhadap negara itu. Hal itu diungkapkan Kementerian Luar Negeri Rusia, penyangkalan paling tegas sejauh ini atas keterlibatan Moskow dalam peracunan itu.
"Pengamat yang tidak terlibat, bahkan yang jauh dari kimia dan senjata kimia, secara logis mulai memiliki perasaan bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah aksi yang dipentaskan secara amatir," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia seperti disitir dari Russia Today, Sabtu (7/11/2020).
Pernyataan resmi itu menambahkan bahwa perselisihan tersebut telah dianggap sebagai "tembakan sanksi" karena Rusia berpegang teguh pada tidak menerima aturan tertentu yang dikenakan padanya dengan mengorbankan kedaulatan nasional, hukum internasional dan akal sehat secara umum.
Pernyataan Moskow ini muncul di tengah perselisihan diplomatik atas bukti peracunan Navalny, dan pernyataan sejumlah negara Eropa bahwa Rusia berada di belakangnya. (Baca juga: Prancis dan Jerman Tuduh Rusia Racuni Navalny )
Juru bicara Kantor Jaksa Agung Rusia, Andrei Ivanov, pada hari Jumat mengatakan kepada wartawan bahwa Moskow telah mengirimkan permintaan kelima untuk informasi lebih lanjut tentang insiden tersebut ke Jerman, setelah kiriman sebelumnya diabaikan.
"Pengamat yang tidak terlibat, bahkan yang jauh dari kimia dan senjata kimia, secara logis mulai memiliki perasaan bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah aksi yang dipentaskan secara amatir," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia seperti disitir dari Russia Today, Sabtu (7/11/2020).
Pernyataan resmi itu menambahkan bahwa perselisihan tersebut telah dianggap sebagai "tembakan sanksi" karena Rusia berpegang teguh pada tidak menerima aturan tertentu yang dikenakan padanya dengan mengorbankan kedaulatan nasional, hukum internasional dan akal sehat secara umum.
Pernyataan Moskow ini muncul di tengah perselisihan diplomatik atas bukti peracunan Navalny, dan pernyataan sejumlah negara Eropa bahwa Rusia berada di belakangnya. (Baca juga: Prancis dan Jerman Tuduh Rusia Racuni Navalny )
Juru bicara Kantor Jaksa Agung Rusia, Andrei Ivanov, pada hari Jumat mengatakan kepada wartawan bahwa Moskow telah mengirimkan permintaan kelima untuk informasi lebih lanjut tentang insiden tersebut ke Jerman, setelah kiriman sebelumnya diabaikan.
Lihat Juga :