Tetap Bersikeras, Trump Didesak Mengaku Kalah Pemilu

Sabtu, 07 November 2020 - 04:05 WIB
loading...
Tetap Bersikeras, Trump...
Presiden AS Donald Trump. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersikeras membela sikapnya terkait pemilu presiden. Dia tetap menuntut transparansi dalam penghitungan suara dan sertifikasi pemilu.

“Kami yakin rakyat Amerika berhak mendapatkan transparansi penuh atas semua penghitungan suara dan sertifikasi pemilu, dan ini bukan lagi tentang pemilihan tunggal. Ini tentang integritas seluruh proses pemilihan kita,” papar Trump dalam pernyataan terbaru yang dirilis Fox News.

Dia menambahkan, “Sejak awal kami telah mengatakan bahwa semua surat suara yang sah harus dihitung dan semua surat suara ilegal tidak boleh dihitung, namun kami menemui perlawanan untuk prinsip dasar ini oleh Demokrat di setiap kesempatan.”



“Kami akan melanjutkan proses ini melalui setiap aspek hukum untuk menjamin rakyat Amerika percaya pada pemerintah kami. Saya tidak akan pernah menyerah berjuang untuk Anda dan bangsa kita," tutur Trump. (Baca Juga: ABC, CBS, NBC Potong Siaran Konferensi Pers Trump tentang Pemilu)

Walikota Philadelphia Jim Kenney pun melontarkan kritik keras pada Trump. “Trump perlu mengenakan celana besar, dia perlu mengakui fakta bahwa dia kalah, dan dia perlu memberi selamat kepada pemenang, seperti yang dilakukan Jimmy Carter, seperti yang dilakukan George HW Bush, dan terus terang seperti yang dilakukan Al Gore," ungkap Kenney. (Lihat Infografis: Andai Biden Mengunci Suara Nevada, Selesai Sudah Pilpres AS)

Sejauh ini, belum ada pemenang resmi di Pennsylvania, meskipun Joe Biden unggul di Keystone State. (Lihat Video: Unjuk Rasa Pro-Donald Trump Berlangsung di Luar Pusat Pemilihan)

Pejabat pemilu Philadelphia mengatakan bahwa lebih dari 40.000 surat suara masih tersisa untuk dihitung, dan itu bisa memakan waktu "beberapa hari".

Para pejabat mengklarifikasi bahwa jumlah tersebut tidak termasuk surat suara luar negeri dan militer AS, yang akan jatuh tempo hingga 10 November.

Ketua DPR Nancy Pelosi telah berbicara dengan media tentang pemilu tersebut. Dia senang dengan prospek Presiden terpilih Biden, tetapi juga membahas kekalahan Demokrat di DPR.

"Kami tidak memenangkan setiap pertarungan di DPR. Tapi kami memenangkan perang," ujar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Incar 3 Periode, Trump:...
Incar 3 Periode, Trump: Saya Tidak Bercanda
Trump Disebut akan Mencalonkan...
Trump Disebut akan Mencalonkan Diri Lagi pada Pemilu 2028
Hary Tanoe dan Angela...
Hary Tanoe dan Angela Kunjungi Donald Trump Jelang Pelantikan sebagai Presiden AS: Dia Sangat Inspiratif
Kongres AS Sahkan Kemenangan...
Kongres AS Sahkan Kemenangan Trump dalam Pemilu 2024
Hakim Tetapkan Tanggal...
Hakim Tetapkan Tanggal Vonis Pengadilan Trump 10 Hari sebelum Pelantikan Presiden AS
Elon Musk Tinggal di...
Elon Musk Tinggal di Rumah Trump Sejak Pemilu Presiden AS
Joe Biden Menyesal Mundur...
Joe Biden Menyesal Mundur dari Pencapresan Pemilu 2024
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Dewi Yull Bagikan Jadwal...
Dewi Yull Bagikan Jadwal Pemakaman Jenazah Ray Sahetapy
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
Sinopsis Sinetron Mencintaimu...
Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi Eps 101: Rencana Diam-diam Lingga Pada Emil
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
1 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
2 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
3 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
4 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
5 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved