Jika Kalah, Trump Jadi Presiden Paling Populer Sepanjang Sejarah AS

Jum'at, 06 November 2020 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Memecah keheningan 36 jam setelah mengumumkan kemenangan sebelum waktunya pada hari Rabu, Trump terus memuntahkan teori konspirasi yang tidak berdasar tentang penipuan pemilu dan penghitungan suara ilegal saat ia berbicara kepada warga Amerika dari Gedung Putih pada Kamis malam.

"Jika Anda menghitung suara sah, saya dengan mudah menang," klaim Trump, dengan tuduhan palsu bahwa pejabat pemilu lokal telah menerima surat suara setelah Hari Pemilu dan menambahkan statistik untuk lawan Demokratnya.(Baca juga: Trump, Tanpa Bukti, Bilang 'Jika Suara Sah Dihitung, Saya Menang dengan Mudah' )

Beberapa outlet berita dan pengamat pemilu mengatakan jelas Biden berada di ambang kemenangan Electoral College dan dengan demikian akan menjadi presiden AS.

Tim kampanye Trump tidak memberikan bukti atas klaimnya bahwa suara yang ditabulasi dari surat suara yang tidak hadir diberikan secara curang. Negara-negara seperti Georgia, Nevada, Arizona, dan Pennsylvania membutuhkan waktu lebih lama untuk menelepon karena surat suara tidak hadir. Tapi itu hanya karena pekerja membutuhkan waktu lebih lama untuk menghitung suara tersebut - yang di beberapa negara bagian barat tengah mereka tidak diizinkan untuk mulai memproses hingga hari setelah pemilu - bukan karena "penipuan pemilih".

Selama berhari-hari, Trump dan kubu loyalis politiknya telah meragukan proses penghitungan suara karena presiden petahan itu sempat memimpin pada malam Pemilu di negara bagian Georgia, Michigan, Wisconsin, dan Pennsylvania, sebelum mereka mulai menghitung surat suara sisa orang yang tidak hadir.

Michigan dan Wisconsin telah memilih Biden, dan Georgia serta Pennsylvania telah menjadi tren seperti itu sejak Rabu.

Menentang hasil pemilu yang sedang berlangsung, Trump mengklaim pada hari Kamis bahwa ia telah memenangkan negara bagian Michigan dan melakukan hal yang sama di Wisconsin - keduanya merupakan pernyataan yang salah.(Baca juga: Trump Melawan, Klaim Menang di Michigan )

"Kami menang banyak dan kemudian jumlah kami mulai berkurang secara rahasia," keluh sang presiden.

Klaim tak berdasar kampanye Trump tentang pemilihan yang dicuri dan penipuan pemilih yang merajalela sangat kontras dengan pesan dari Biden, calon dari Partai Demokrat yang muncul pada hari Kamis di jurang kemenangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved