Gagal Mengebom Gereja Prancis, Pria Aljazair Dibui Seumur Hidup
Jum'at, 06 November 2020 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Ia bersaksi tentang interaksinya dengan para operator, tetapi dia membantah membunuh instruktur kebugaran Aurélie Chatelain di luar gereja, menyalahkan kaki tangan misterius yang tidak pernah ditemukan. Namun DNA Ghlam ditemukan di mobil Chatelain.
Dia mengatakan dia sengaja menembak dirinya sendiri di kaki karena dia berubah pikiran tentang serangan itu dan tidak ingin mendapat balasan dari pendukung ISIS-nya. Penyelidik mengatakan Ghlam harus menyerah menyerang gereja setelah secara tidak sengaja menembak dirinya sendiri ketika mencoba memasukkan kembali senjatanya ke ikat pinggangnya.
Pengacara Ghlam, Jean-Hubert Portejoie, berjanji untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.
"Juri mengambil keputusan atas dasar emosi, dan di bawah tekanan opini publik, tetapi tidak berdasarkan hukum," ujarnya seperti dikutip dari AP, Jumat (6/11/2020).
Dia mengatakan dia sengaja menembak dirinya sendiri di kaki karena dia berubah pikiran tentang serangan itu dan tidak ingin mendapat balasan dari pendukung ISIS-nya. Penyelidik mengatakan Ghlam harus menyerah menyerang gereja setelah secara tidak sengaja menembak dirinya sendiri ketika mencoba memasukkan kembali senjatanya ke ikat pinggangnya.
Pengacara Ghlam, Jean-Hubert Portejoie, berjanji untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.
"Juri mengambil keputusan atas dasar emosi, dan di bawah tekanan opini publik, tetapi tidak berdasarkan hukum," ujarnya seperti dikutip dari AP, Jumat (6/11/2020).
Lihat Juga :