Empat Pendukung Trump Ditikam di Dekat Gedung Putih
Kamis, 05 November 2020 - 00:57 WIB
loading...
A
A
A
Situs web sayap kanan Gateway Pundit melaporkan bahwa salah satu korbannya adalah Enrique Tarrio, ketua Proud Boys. Dia mengatakan kepada outlet bahwa perutnya disayat selama pertengkaran itu. Aktivis konservatif Bevelyn Beatty juga ditikam selama perkelahian itu, menurut situs tersebut.
Sebuah video yang konon menunjukkan perkelahian tersebut, termasuk kedatangan patroli polisi, beredar di media sosial. Dalam video tersebut terdengar suara perekam yang mengatakan mereka telah "dilompati oleh Black Lives Matter" dan mendiskusikan luka yang diderita anggota mereka.
Ketegangan melanda Amerika Serikat (AS) menunggu penghitungan akhir suara dalam pemilihan presiden , yang gagal menghasilkan kemenangan lebih dini untuk petahana Donald Trump atau calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden . Saat tekanan meningkat, banyak warga Amerika berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa di kota-kota besar, termasuk Washington.(Baca juga: Tim Kampanye Biden Nyatakan Siap Bertarung dengan Trump di Mahkamah Agung )
Ada beberapa perkelahian kecil dengan polisi semalaman di Washington, tetapi sebaliknya situasinya tetap kondusif. Sebelumnya menjelang hari pemilihan, banyak pemilik toko yang menutup usahanya karena khawatir akan terjadi kerusuhan dan penjarahan.(Baca juga: Pemerintah AS Antisipasi Kerusuhan dan Serangan Siber Saat Pilpres )
Sebuah video yang konon menunjukkan perkelahian tersebut, termasuk kedatangan patroli polisi, beredar di media sosial. Dalam video tersebut terdengar suara perekam yang mengatakan mereka telah "dilompati oleh Black Lives Matter" dan mendiskusikan luka yang diderita anggota mereka.
Ketegangan melanda Amerika Serikat (AS) menunggu penghitungan akhir suara dalam pemilihan presiden , yang gagal menghasilkan kemenangan lebih dini untuk petahana Donald Trump atau calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden . Saat tekanan meningkat, banyak warga Amerika berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa di kota-kota besar, termasuk Washington.(Baca juga: Tim Kampanye Biden Nyatakan Siap Bertarung dengan Trump di Mahkamah Agung )
Ada beberapa perkelahian kecil dengan polisi semalaman di Washington, tetapi sebaliknya situasinya tetap kondusif. Sebelumnya menjelang hari pemilihan, banyak pemilik toko yang menutup usahanya karena khawatir akan terjadi kerusuhan dan penjarahan.(Baca juga: Pemerintah AS Antisipasi Kerusuhan dan Serangan Siber Saat Pilpres )
(ber)
Lihat Juga :