Pemerintah AS Antisipasi Kerusuhan dan Serangan Siber Saat Pilpres

Rabu, 04 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
Pemerintah AS Antisipasi...
Warga melintas di depan toko saat pekerjanya tengah menutupi kaca toko dengan papan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan menjelang hasil pemilu di Manhattan, New York, Amerika Serikat, kemarin. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pemilu Amerika Serikat (AS) dibayangi ketidakpastian dan dihantui kekerasan sipil. Itu dikarenakan persaingan antar calon presiden sangat ketat. Ancaman saling klaim kemenangan dan kecurangan pemilu menjadi kekhawatiran yang terjadi padasebagian warga AS.

Pemilu tersebut juga dilaksanakan di saat krisis dan ketidakpastian melanda negara tersebut, mulai dari resesi ekonomi akibat pandemic korona hingga melemahnya posisi geopolitik Washington karena ditingal mitra koalisinya. Di dalam negeri, isu ketidakadilan sosial, rasisme yang sistemik, berbagai demonstrasi ketidakpuasan terhadap pemerintah hingga ketegangan antar kelompok di AS yang semakin kuat.

Pemerintah AS Antisipasi Kerusuhan dan Serangan Siber Saat Pilpres


Berbagai isu yang dimainkan pada pemilu AS juga menunjukkan adanya permainan untuk memunculkan ketidakpastian. Tema kampanye pemilu AS Donald Trump meragukan integritas pemilu dan memperingatkan pengacara setelah pemilu selesai menjadikan kekhawatiran tersendiri. Upaya Trump meragukan proses demokrasi menunjukkan bahwa dia terus bermanuver untuk mengamankan periode kedua. (Baca: Biaya Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?)

Langkah hukum Partai Republik sudah ditunjukkan setelah meminta pengadilan di Texas untuk mengabaikan 127.000 tempat pemungutan suara drive thru di wilayah penting yang ditolak hakim. Upaya mengabaikan validitas surat suara melalui pengiriman pos juga menjadi strategi Trump.

Kekhawatiran paling berat adalah upaya Trump untuk mendeklarasikan kemenangan sebelum seluruh surat suara dihitung. Trump dan Joe Biden dari Partai Demokrat juga fokus untuk berperang total di negara bagian yang menjadi petarungan penting. Itu bisa mendorong munculnya kekisruhan dan kebingungan setelah proses pemilu selesai. Apalagi ditambah dengan antusiasme pemungutan suara diri dan pengiriman surat suara melalui pos.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved