Perdana Menteri Bulgaria Mengaku Telah Terinfeksi Covid-19
Selasa, 27 Oktober 2020 - 03:05 WIB
loading...
Perdana Menteri Bulgaria, Boyko Borissov melalui akun Facebooknya mengatakan bahwa dia telah terinfeksi Covid-19 dan tengah menjalani perawatan di rumahnya. Foto/REUTERS
A
A
A
SOFIA - Perdana Menteri Bulgaria , Boyko Borissov melalui akun Facebooknya mengatakan bahwa dia telah terinfeksi Covid-19. Borissov menuturkan, saat ini dia tengah menjalani perawatan di rumahnya.
Menurut Badan Pengawasan Kesehatan Daerah (RHI) Sofia, dalam tes yang dilakukan Borissov pada Jumat dan Sabtu, hasilnya negatif. Namun, dalam tes terbaru kemarin, hasilnya adalah positif. ( Baca juga: Positif Covid-19, Presiden Polandia Minta Maaf)
"Setelah dua tes PCR, saya positif mengidap Covid-19. Atas kebijaksanaan dokter, saya tetap menjalani perawatan di rumah," kata Borissov, seperti dilansir Xinhua pada Selasa (27/10/2020).
Borissov dinyatakan positif Covid-19 hanya beberapa hari setelah Wakil Menteri Pembangunan Regional dan Pekerjaan Umum Bulgaria, Nikolay Nankov juga menyatakan telah terinfeksi Covid-19.
Dua pejabat yang melakukan kontak dengan Borissov dan Nankov, yakni Menteri Keuangan Kiril Ananiev dan Menteri Pertanian, Pangan, dan Kehutanan Desislava Taneva sejauh ini belum diketahui apakah turut terinfeksi virus itu atau tidak.
Menurut Badan Pengawasan Kesehatan Daerah (RHI) Sofia, dalam tes yang dilakukan Borissov pada Jumat dan Sabtu, hasilnya negatif. Namun, dalam tes terbaru kemarin, hasilnya adalah positif. ( Baca juga: Positif Covid-19, Presiden Polandia Minta Maaf)
"Setelah dua tes PCR, saya positif mengidap Covid-19. Atas kebijaksanaan dokter, saya tetap menjalani perawatan di rumah," kata Borissov, seperti dilansir Xinhua pada Selasa (27/10/2020).
Borissov dinyatakan positif Covid-19 hanya beberapa hari setelah Wakil Menteri Pembangunan Regional dan Pekerjaan Umum Bulgaria, Nikolay Nankov juga menyatakan telah terinfeksi Covid-19.
Dua pejabat yang melakukan kontak dengan Borissov dan Nankov, yakni Menteri Keuangan Kiril Ananiev dan Menteri Pertanian, Pangan, dan Kehutanan Desislava Taneva sejauh ini belum diketahui apakah turut terinfeksi virus itu atau tidak.
Lihat Juga :