Siapa Ruja Ignatova? Wanita Cantik Paling Dicari FBI yang Dijuluki Ratu Kriopto karena Kasus Penipuan Rp73 Triliun

Kamis, 06 Maret 2025 - 02:20 WIB
loading...
Siapa Ruja Ignatova?...
Ruja Ignatova jadi buronan FBI karena menggelapkan investasi kripto. Foto/Facebook/Cryptoqueen
A A A
WASHINGTON - Ruja Ignatova, yang dijuluki "Cryptoqueen," dimasukkan ke dalam daftar Sepuluh Buronan Paling Dicari Biro Investigasi Federal ( FBI ) AS minggu lalu. FBI juga memberikan hadiah sebesar USD100.000 (Rp1,6 miliar) untuknya karena penipuan ung kripto USD4,5 miliar atau Rp73 triliun.

Ignatova dituduh menipu investor yang mudah tertipu di seluruh dunia dan menggelapkan miliaran dolar dari mereka.

"Dia dicari karena dugaan keterlibatannya dalam skema penipuan skala besar yang melibatkan mata uang kripto," kata lembaga tersebut.

Bulan lalu, lembaga penegak hukum Uni Eropa, Europol, juga menempatkan wanita berusia 42 tahun itu dalam daftar Orang Paling Dicari.

Namun, namanya tidak lagi muncul dalam daftar tersebut dan tidak jelas mengapa atau kapan namanya dihapus.

Siapa Ruja Ignatova? Wanita Cantik Paling Dicari FBI yang Dijuluki Ratu Kriopto karena Kasus Penipuan Rp73 Triliun

1. Perempuan Jerman yang Meluncurkan OneCoin pada 2014

Melansir DW, seorang warga negara Jerman yang tinggal di Bulgaria, Ignatova meluncurkan OneCoin pada tahun 2014, yang konon bertujuan untuk menggantikan bitcoin sebagai mata uang virtual terkemuka di dunia.

Perusahaan ini beroperasi di seluruh dunia dan mengklaim memiliki lebih dari 3 juta anggota di seluruh dunia pada akhir tahun 2016.

Namun tidak seperti bitcoin atau mata uang digital lainnya, OneCoin tidak didukung oleh teknologi blockchain publik, aman, dan terdesentralisasi.

2. Memiliki Kantor Pusat di Bulgaria

Menurut FBI, OneCoin Ltd. yang berkantor pusat di Bulgaria mengklaim memiliki "blockchain pribadi".

Mata uang kripto palsu tersebut tidak memiliki nilai riil dan tidak dapat digunakan untuk membeli apa pun.

Pihak berwenang AS menyebutnya sebagai salah satu skema piramida terbesar dalam sejarah dan mengatakan bahwa Ignatova adalah dalang di balik seluruh penipuan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved