Rusia Dituding Ganggu Sinyal GPS Pesawat Pejabat UE, Pilot Terpaksa Gunakan Peta Kertas

Senin, 01 September 2025 - 19:35 WIB
loading...
Rusia Dituding Ganggu...
Pesawat yang mengangkut pejabat UE Ursula von der Leyen diganggu Rusia. Foto/Uni Eropa/Euro News
A A A
MOSKOW - Rusia dituduh mengganggu GPS pesawat yang membawa Ursula von der Leyen selama kunjungan resminya ke Bulgaria pada hari Minggu. Insiden tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh Financial Times, memaksa pesawat mendarat di kota Plovdiv menggunakan peta kertas, alih-alih sistem elektronik konvensional.

"Kami dapat mengonfirmasi adanya gangguan GPS, tetapi pesawat mendarat dengan selamat. Kami telah menerima informasi dari otoritas Bulgaria bahwa mereka mencurigai gangguan terang-terangan ini dilakukan oleh Rusia," kata seorang juru bicara Komisi pada hari Senin.

"Kami sangat menyadari bahwa ancaman dan intimidasi merupakan komponen rutin dari tindakan permusuhan Rusia. Hal ini akan semakin memperkuat komitmen teguh kami untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dan dukungan kami bagi Ukraina."

Tidak ada perubahan dalam rute yang dijadwalkan, catat juru bicara tersebut.

Kunjungan von der Leyen ke Bulgaria merupakan bagian dari kunjungannya ke negara-negara anggota yang berbatasan dengan Rusia dan Belarus, yang bertujuan untuk menunjukkan solidaritas dan mempromosikan rencana Uni Eropa senilai €800 miliar untuk meningkatkan anggaran pertahanan.

"Kita harus tetap menjaga rasa urgensi," ujarnya di Bulgaria, berbicara di samping Perdana Menteri Rosen Zhelyazkov.

"Putin tidak berubah, dan dia tidak akan berubah. Dia adalah predator. Dia hanya dapat dikendalikan melalui pencegahan yang kuat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved