3 Warga Bulgaria Bergaya Indiana Jones Memata-matai Musuh-musuh Rusia di Eropa

Minggu, 09 Maret 2025 - 19:21 WIB
loading...
3 Warga Bulgaria Bergaya...
Tiga warga Bulgaria ditangkap karena memata-matai musuh-musuh Rusia di Eropa. Foto/X/@shorts_91
A A A
LONDON - Tiga warga negara Bulgaria yang bermarkas di Inggris telah dihukum oleh juri London karena memata-matai tentara NATO dan Ukraina untuk Rusia dalam apa yang disebut polisi sebagai "skala industri".

Ketiganya dituduh membahayakan nyawa saat mereka mengikuti perintah atas nama intelijen Rusia untuk melakukan pengawasan di seluruh Eropa terhadap lawan-lawan Kremlin, termasuk jurnalis, diplomat, dan pasukan Ukraina.

Juri di pengadilan Old Bailey London pada hari Jumat memutuskan warga negara Bulgaria Katrin Ivanova, 43, Vanya Gaberova, 30, dan Tihomir Ivanchev, 39, bersalah karena memata-matai Rusia dalam apa yang dikatakan polisi sebagai “skala industri.”

Ketiganya terlibat dalam serangkaian operasi pengawasan dan intelijen selama tiga tahun, di mana salah satu pemimpin mereka menjuluki mereka “Minion”, merujuk pada sahabat karib kuning dalam film, Despicable Me, yang bekerja untuk penjahat super Gru.

Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru

Para terdakwa – yang bekerja untuk badan intelijen Rusia GRU – terancam hukuman 14 tahun penjara saat mereka dijatuhi hukuman pada bulan Mei bersama dengan tiga anggota Bulgaria lainnya dari sel mata-mata yang sama.

Melansir Al Jazeera, pemimpin trio tersebut, Orlin Roussev, 47 tahun, wakilnya Biser Dzhambazov, 43 tahun, dan rekan konspirator Ivan Stoyanov semuanya telah mengaku bersalah menjadi mata-mata untuk Rusia sesaat sebelum persidangan.

Roussev menerima lebih dari 200.000 euro (USD217.000) untuk mendanai kegiatan mata-mata tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Berita Terkini
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved