Dari Protes ke Kotak Suara, Chile Gelar Referendum Rubah Konstitusi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:36 WIB
loading...
Dari Protes ke Kotak...
Chile menggelar referendum untuk mengganti konstitusi. Foto/Deccan Herald
A A A
SANTIAGO - Setahun setelah lebih dari satu juta orang memadati pusat kota Santiago dalam aksi pemberontakan sosial terbesar di Chile , warga di negara ituhari ini Minggu (25/10/2020) akan memilih apakah akan mengubah konstitusi era kediktatoran negara itu.

Para pemilih diperkirakan akan hadir dalam jumlah besar, didorong oleh slogan-slogan yang berteriak dari dinding-dinding pusat kota Santiago yang dipenuhi grafiti, mengingatkan kembali pada aksi protes penuh luka kekerasan yang menewaskan 30 orang dan ribuan lainnya luka-luka.

"Chili yang memutuskan," dan "Saya ingin perdamaian jadi saya memberikan suara Tolak!" bunyi prasasti di pusat kota, tempat salinan konstitusi berjaket biru - yang menurut para kritikus disukai orang kaya - dijual sebagai suvenir.

"Pelajari bagaimana mereka memprivatisasi air kami," teriak seorang pedagang dari kios di jalan Paseo Huerfanos tengah seperti dilansir dari France24.

Sebuah gerakan protes yang setiap hari menarik ribuan orang ke jalan mencapai massa kritis pada tanggal 25 Oktober 2019, dan dalam beberapa minggu Presiden Sebastian Pinera telah setuju untuk memulai proses untuk menyusun konstitusi baru.

Tuntutan untuk konstitusi baru telah menjadi tema protes yang berulang, yang dipicu oleh kenaikan tarif angkutan umum. Mereka dengan cepat berubah menjadi demonstrasi yang meluas melawan ketidaksetaraan sosial dan ekonomi - mencakup kesehatan, pendidikan dan pensiun - yang diwarisi dari pemerintahan Augusto Pinochet 1973-1990.

Warga Chili akan ditanyai dua pertanyaan di surat suara: setuju atau menolak konstitusi baru, dan jika perlu, badan seperti apa yang harus menyusunnya - majelis campuran yang terdiri dari anggota parlemen dan warga negara, atau konvensi yang beranggotakan 155 orang yang seluruhnya warga negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Banyak Diaspora...
Mengapa Banyak Diaspora Palestina Ada di Chile? Ini Riwayatnya
Negara Ini Umumkan Status...
Negara Ini Umumkan Status Darurat hanya karena Ada Pemadaman Listrik
Mengenal Kota Patagonia...
Mengenal Kota Patagonia di Chile dan Argentina yang Disebut Tanah yang Dijanjikan untuk Zionis Israel
7 Negara Saling Berebut...
7 Negara Saling Berebut Kutub Selatan, Mengapa Benua Ini Begitu Penting?
Horornya Kebakaran Hutan...
Horornya Kebakaran Hutan Chile Tewaskan 99 Orang: 'Ini Neraka, Sekarang Hujan Abu'
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Pertama dalam Sejarah,...
Pertama dalam Sejarah, Mentan Chile hingga Jepang Kunjungi Kementan Perkuat Kolaborasi Pertanian
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved