Negara Ini Umumkan Status Darurat hanya karena Ada Pemadaman Listrik
Rabu, 26 Februari 2025 - 20:32 WIB
loading...
Chile memberlakukan status darurat hanya karena ada pemadaman listrik. Foto/X/@cheguwera
A
A
A
SANTIAGO - Presiden Chile Gabriel Boric mengumumkan keadaan darurat setelah pemadaman listrik besar-besaran berdampak pada 19 juta orang.
Dalam pidatonya kepada rakyat, Boric mengatakan pemadaman listrik tersebut memengaruhi delapan juta rumah dan meminta perusahaan swasta bertanggung jawab atas gangguan tersebut.
“Apa yang terjadi hari ini keterlaluan karena tidak dapat ditoleransi bahwa satu atau beberapa perusahaan memengaruhi kehidupan sehari-hari jutaan warga Chile, dan itulah sebabnya menjadi kewajiban negara untuk meminta pertanggungjawaban mereka,” tambah Boric, dilansir Anadolu.
Presiden mencatat bahwa keadaan darurat diperlukan untuk menjamin keselamatan warga, mengingat kemungkinan pemadaman listrik akan berlangsung lebih lama.
Pemerintah Chile juga telah mengumumkan jam malam mulai pukul 10 malam hari Selasa hingga pukul 6 pagi hari Rabu.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Carolina Toha menyerukan agar masyarakat tetap tenang, dengan mengatakan bahwa pemadaman listrik tersebut bukan karena serangan, melainkan pemutusan sistem transmisi di wilayah Norte Chico.
Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan
Dalam pidatonya kepada rakyat, Boric mengatakan pemadaman listrik tersebut memengaruhi delapan juta rumah dan meminta perusahaan swasta bertanggung jawab atas gangguan tersebut.
“Apa yang terjadi hari ini keterlaluan karena tidak dapat ditoleransi bahwa satu atau beberapa perusahaan memengaruhi kehidupan sehari-hari jutaan warga Chile, dan itulah sebabnya menjadi kewajiban negara untuk meminta pertanggungjawaban mereka,” tambah Boric, dilansir Anadolu.
Presiden mencatat bahwa keadaan darurat diperlukan untuk menjamin keselamatan warga, mengingat kemungkinan pemadaman listrik akan berlangsung lebih lama.
Pemerintah Chile juga telah mengumumkan jam malam mulai pukul 10 malam hari Selasa hingga pukul 6 pagi hari Rabu.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Carolina Toha menyerukan agar masyarakat tetap tenang, dengan mengatakan bahwa pemadaman listrik tersebut bukan karena serangan, melainkan pemutusan sistem transmisi di wilayah Norte Chico.
Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan
Lihat Juga :