Mengenal Kota Patagonia di Chile dan Argentina yang Disebut Tanah yang Dijanjikan untuk Zionis Israel

Selasa, 04 Februari 2025 - 13:06 WIB
loading...
Mengenal Kota Patagonia...
Patagonia disebut sebagai tanah yang dijanjikan untuk Zionis Israel. Foto/X/@BlueOcean3276
A A A
PATAGONIA - Patagonia yang terletak membantang di dua negara yakni Chile dan Argentina, mencuat kembali setelah menjadi tujuan liburan banyak tentara Israel setelah berperang di Gaza. Patagonia diklaim sebagai tanah yang dijanjikan untuk Zionis Israel .

Pasalnya, ketika tentara Israel yang berlibur ke negara lain, seperti Brasil atau negara lain di Amerika Selatan, sangat rentan untuk menghadapi risiko penyelidikan kejahatan perang. Pada awal Januari lalu, ketika ada perwira Israel yang sedang berlibur ke Brasil, kemudian menghadapi tuntutan kejahatan perang, dia pun dikabarkan mengalihkan liburannya ke Argentina, dengan tujuan Patagonia.

Mengenal Kota Patagonia di Chile dan Argentina yang Disebut Tanah yang Dijanjikan untuk Zionis Israel

1. Banyak Miliarder Yahudi Memborong Tanah di Patagonia

Mengenal Kota Patagonia di Chile dan Argentina yang Disebut Tanah yang Dijanjikan untuk Zionis Israel

Foto/X/@Ronlion666

Melansir ParsToday, penguasa Argentina bertanya-tanya tentang pembelian tanah besar-besaran di Patagonia oleh seorang miliarder Inggris, dan "liburan" yang dinikmati puluhan ribu tentara Israel di propertinya.

Pada abad ke-19, pemerintah Inggris belum memutuskan di mana mereka akan mendirikan Israel – baik di tempat yang sekarang disebut Uganda, di Argentina, atau di Palestina. Faktanya, Argentina saat itu dikuasai oleh Inggris dan, atas inisiatif baron Prancis Maurice de Hirsch, telah menjadi tanah perlindungan bagi orang-orang Yahudi yang melarikan diri dari pogrom di Eropa tengah.

Pada abad ke-20, setelah kudeta militer terhadap Presiden Jenderal Juan Perón yang dipilih secara demokratis, sebuah brosur disebarkan yang menuduh entitas Zionis yang baru dibentuk itu mempersiapkan invasi ke Patagonia, sesuai dengan "Rencana Andinia".

Kini menjadi jelas bahwa meskipun kubu kanan Argentina telah mengatakan sesuatu tentang fakta-fakta ini pada tahun 1970-an, memang ada proyek untuk dilaksanakan di Patagonia.

Semuanya berubah dengan Perang Falklands pada tahun 1982. Saat itu, junta militer Argentina berupaya merebut kembali Kepulauan Falkland, Georgia Selatan, dan Kepulauan Sandwich Selatan, yang menurut pandangan mereka telah diduduki oleh Inggris selama satu setengah abad.

PBB mengakui keabsahan klaim Argentina, tetapi Dewan Keamanan mengutuk penggunaan kekuatan untuk merebut kembali wilayah-wilayah ini.

Pada abad ke-21, dengan memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan oleh Perjanjian Perang Falklands, Inggris dan Israel kini tengah menyiapkan proyek baru Patagonia.

Miliarder Inggris Joe Lewis telah memperoleh wilayah yang sangat luas di Argentina Selatan dan bahkan negara tetangga Chili. Properti miliknya mencakup area yang beberapa kali lebih luas dari ukuran Israel. Properti tersebut terletak di Tierra del Fuego, di titik paling selatan benua tersebut. Secara khusus, properti tersebut mengelilingi Lago Escondido, yang secara efektif menutup akses ke seluruh wilayah, meskipun ada putusan pengadilan.

Miliarder tersebut telah membangun bandara pribadi dengan landasan pacu sepanjang dua kilometer, agar dapat menerima pesawat sipil dan militer.

2. Ada Kamp Liburan bagi Tentara Israel

Mengenal Kota Patagonia di Chile dan Argentina yang Disebut Tanah yang Dijanjikan untuk Zionis Israel

Foto/X/@Ronlion666
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
5 Alasan Perseteruan...
5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved