Lukashenko kepada Pompeo: Belarusia dan Rusia Akan Merespon Setiap Ancaman

Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:40 WIB
loading...
A A A


Lukashenko terus memegang tampung kekuasaan di Belarusia meskipun dihantam gelombang aksi protes besar-besaran dalam beberapa pekan terakhir yang memintanya untuk mundur. Ia kemungkinan akan menghadapi mogok nasional yang bisa dimulai pada Senin esok menyusul ultimatum yang diberikan oleh para pemimpin oposisi. Namun tampaknya Lukashenko tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengindahkan ultimatum itu dan mundur.(Baca juga: Pemimpin Oposisi Ultimatum Presiden Belarusia )

Aksi protes terhadap pemerintahannya yang telah berkuasa selama 26 tahun dimulai setelah kemenangan pemilu pada 9 Agustus lalu yang menurut lawan-lawannya penuh dengan kecurangan.

Lukashenko telah berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan Barat dalam beberapa tahun terakhir dan Mike Pompeo telah melakukan perjalanan ke Belarus pada Februari lalu dalam upaya untuk "menormalkan" hubungan. Tetapi krisis setelah sengketa pemilu mendorong Lukashenko kembali lebih dekat ke sekutu tradisionalnya Rusia.

Washington sendiri telah menjatuhkan sanksi kepada pejabat Belarusia menyusul tindakan represif terhadap demonstrasi di Minsk dan di seluruh negera itu.(Baca juga: AS: Lukashenko Bukan Pemimpin Belarusia yang Sah )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved